DPD RI Soroti Fasilitas Perikanan Tak Berfungsi
- 29 Sep 2026 01:34 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong — Komite II DPD RI menyoroti sejumlah fasilitas perikanan di Papua Barat Daya yang telah mendapatkan investasi besar, namun belum beroperasi secara optimal. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu hambatan dalam mendorong hilirisasi sektor kelautan dan perikanan di daerah.
Temuan tersebut disampaikan dalam kunjungan dan pembahasan Komite II DPD RI terkait pengembangan potensi ekonomi serta hilirisasi komoditas di Papua Barat Daya.
Wakil Ketua I Komite II DPD RI, Angelius Wake Kako, Papua Barat Daya memiliki potensi perikanan yang besar sehingga perlu didukung infrastruktur memadai. Infrastruktur yang dimaksud antara lain fasilitas penyimpanan atau cold storage serta fasilitas pengolahan hasil perikanan.
“Potensi perikanan yang begitu besar harus dimaksimalkan dengan ketersediaan infrastruktur, dalam hal ini cold storage dan fasilitas pengolahan,” ujar salah satu anggota Komite II DPD RI dalam pembahasan tersebut.
Sorotan juga diarahkan pada fasilitas milik negara yang disebut telah menyerap investasi cukup besar, namun saat ini tidak berjalan secara optimal. Kondisi itu dinilai menjadi persoalan karena fasilitas tersebut sebenarnya dapat menjadi penopang aktivitas ekonomi masyarakat apabila berfungsi kembali.
Komite II DPD RI berencana mendorong komunikasi dengan pihak terkait, termasuk jajaran Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perindo), untuk membahas langkah revitalisasi fasilitas tersebut.
Menurutnya, revitalisasi menjadi penting agar investasi yang telah ditanamkan tidak menjadi sia-sia dan fasilitas yang tersedia dapat kembali memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
“Sayang kalau fasilitas yang sudah ada dan investasinya besar tidak berjalan hanya karena membutuhkan modal untuk revitalisasi dan perbaikan,” katanya.
Angelius menambahkan bahwa persoalan tersebut perlu segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya membangun rantai hilirisasi perikanan di Papua Barat Daya.
Dengan fasilitas penyimpanan dan pengolahan yang memadai, hasil perikanan diharapkan tidak hanya dijual sebagai komoditas mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....