Beredar di Medsos, Bulog Sorong Tegaskan Beras Bantuan Tak Boleh Diperjualbelikan

  • 20 Sep 2026 05:15 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Perum Bulog Cabang Sorong mengimbau masyarakat penerima bantuan pangan agar tidak memperjualbelikan beras bantuan yang diterima. Imbauan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi terkait dugaan penjualan beras bantuan pangan melalui media sosial.

Kepala Bulog Cabang Sorong, Sigit Baskoro, mengatakan pihaknya telah memonitor di lapangan, namun sejauh ini belum menemukan secara langsung adanya aktivitas penjualan beras bantuan tersebut di pasaran.

Monitoring sudah kita lakukan. Tetapi apakah itu terjadi di pasarnya atau tidak, kita belum menemukan temuan di lapangan. Tetapi untuk di media sosial, itu sudah banyak beredar info-info seperti hal yang telah disampaikan tadi,” kata Sigit.

Ia menegaskan, masyarakat penerima bantuan pangan tidak diperbolehkan memperjualbelikan bantuan yang diterima. Jika ditemukan adanya praktik tersebut, penanganannya akan diserahkan kepada aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Saya sebagai Pimpinan Cabang Bulog Sorong mengimbau kepada masyarakat penerima bantuan pangan untuk tidak memperjualbelikan bantuan pangan tersebut. Karena apabila terjadi dan sampai kami ketahui, maka akan dikenakan sanksi sebagaimana mestinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Bulog Sorong akan terus melakukan pemantuan dan evaluasi terhadap penyaluran bantuan pangan serta memperkuat koordinasi dengan pihak kelurahan selaku penyalur langsung ke masyarakat, agar bantuan pangan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak dan terdaftar serta tidak diperjualbelikan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan kepada hasil di lapangan. Terus kita juga melakukan koordinasi aktif dengan pihak kelurahan supaya bantuan ini tersalurkan langsung dan diterima oleh yang berhak dan terdaftar serta tidak diperjualbelikan,” kata Sigit.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....