Inspeksi TPA Kota Sorong, Kepala DLH PBD Soroti Ancaman Kebakaran

  • 16 Sep 2026 15:42 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, menyoroti ancaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Sorong saat melakukan inspeksi, Rabu, 16 September 2026.

Julian mengatakan kondisi TPA yang dipenuhi tumpukan sampah perlu mendapat perhatian, terutama untuk mencegah terjadinya kebakaran. Menurutnya, keberadaan gas metana di area TPA dapat membuat kebakaran sulit dipadamkan dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat.

“Yang kita jaga sekarang jangan sampai TPA itu terbakar. Karena kalau TPA terbakar, kita kesulitan untuk memadamkan,” ujar Julian.

Ia menjelaskan, gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah merupakan salah satu gas rumah kaca. Jika terjadi kebakaran, asap dan zat berbahaya dapat terbawa angin hingga ke wilayah permukiman Kota Sorong.

Julian juga mengingatkan para pemilah sampah maupun pengemudi kendaraan yang membuang sampah di TPA agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Kita perlu jaga TPA kita ini supaya jangan terbakar,” katanya.

Selain persoalan kebakaran, Julian menyoroti volume sampah di TPA Kota Sorong yang terus bertambah. Ia menyebut kondisi tersebut berbeda dibandingkan saat dirinya mengunjungi lokasi yang sama sekitar enam bulan sebelumnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah perlu dilakukan dari hulu dengan mengurangi sampah yang masuk ke TPA. Sampah organik, kata dia, perlu diolah sejak dari rumah tangga, hotel, warung hingga supermarket.

Julian mengatakan ke depan Pemprov Papua Barat Daya akan mendorong strategi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, termasuk pengembangan pengolahan sampah organik menggunakan maggot serta pemilahan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi.

Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan Pemerintah Kota Sorong untuk membahas pengelolaan sampah secara terpadu.

“Karena di sini banyak botol bekas air mineral, sisa makanan, plastik-plastik juga. Kalau dikelola dengan baik pasti akan mendatangkan nilai ekonomi sirkular,” ujarnya.

Julian menambahkan, Pemprov Papua Barat Daya juga berencana meninjau kondisi TPA di kabupaten/kota lainnya untuk melihat kebutuhan dan persoalan pengelolaan sampah di masing-masing wilayah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....