Franky Umpain Minta Manfaat Otsus Diakui, Bukan Disebut Gagal
- 15 Sep 2026 16:23 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Ketua Kelompok Khusus DPR Papua Barat Daya, Franky Umpain, meminta masyarakat melihat pelaksanaan Otonomi Khusus secara objektif dengan mengakui manfaat yang telah ada sekaligus mencatat kekurangan yang masih terjadi.
Franky mengatakan, Otsus telah berjalan dan sejumlah pembangunan maupun fasilitas yang dinikmati masyarakat merupakan bagian dari amanah kebijakan tersebut. Namun, ia mengakui masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki.
“Otsus sudah berjalan, tetapi masih ada kekurangan, itu baru jujur. Bahwa ada kendala-kendala yang dihadapi, itu baru kita sebagai masyarakat adat, orang Papua, tahu berterima kasih dan harus berkata jujur,” kata Franky dalam Rapat Koordinasi Poksus DPRP PBD bersama OPD Pengelola Dana Otsus di Hotel Belagri Kota Sorong, Selasa, 15 September 2026.
Menurutnya, pernyataan bahwa Otsus sama sekali tidak memberikan manfaat perlu dilihat secara lebih objektif. Ia mencontohkan pembangunan jalan sebagai salah satu fasilitas yang menurutnya berasal dari amanah Undang-Undang Otsus.
Franky menilai persoalan yang masih dirasakan masyarakat seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan Otsus, bukan menjadi alasan untuk mengabaikan berbagai manfaat yang telah ada.
Ia juga menekankan pentingnya pemerintah dan DPRP memastikan program Otsus benar-benar menyentuh masyarakat OAP. Salah satunya dengan mengetahui secara jelas program yang telah dijalankan dan siapa penerima manfaatnya.
“Kalau kita bicara Otsus belum kita rasakan, tadi Pak Gubernur bilang kita tidak jujur. Harus kita garis bawahi itu,” ujarnya.
Karena itu, Franky berharap rakor yang berlangsung selama dua hari dapat menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara Poksus DPRP dan OPD pengelola Dana Otsus.
Rakor tersebut dihadiri Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos., Wakil Ketua II DPRP PBD Fredrik Frans A. Marlisa, S.T., Wakil Ketua III DPRP PBD Maria Jitmau, S.Kom., anggota Poksus DPRP PBD, Forkopimda tingkat provinsi, serta kepala-kepala OPD.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....