Kemarau Panjang, 2.942 Warga Dua Distrik di Raja Ampat Kekurangan Air Bersih
- 31 Agt 2026 20:55 WIB
- Sorong
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Raja Ampat mencatat dua distrik mengalami kekeringan yang cukup parah yaitu Distrik Kota Waisai dan Distrik Salawati Tengah. Kekeringan ini menyebabkan sebanyak 2.942 warga mengalami kekurangan air bersih.
Kepala BPBD Kabupaten Raja Ampat Muhammad Guntur Tamima mengatakan selama periode Juli-Agustus beberapa Distrik di Raja Ampat menghadapi krisis hidrologis akibat kemarau panjang yang mengganggu ketersediaan air bersih dan produktivitas warga. Ada sebanyak 700 kepala keluarga dan 9 fasilitas umum, seperti masjid, sekolah, dan perkantoran, mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau panjang.
Menurut Guntur, BPBD melakukan pendataan krisis air bersih di setiap lingkungan dan membantu mendistribusikan air bersih kepada warga dan fasilitas publik lainnya yang terdampak kekeringan. "Selama ini distribusi air bersih hanya mengandalkan satu mobil tangki air BPBD dan memanfaatkan sumber air milik Dinas Pekerjaan Umum," kata dia kepada RRI Sorong, 26 Agustus 2026.
Kepala BPBD mengimbau agar masyarakat bisa memaksimalkan air bersih yang ada dengan baik dan menghindari pemborosan karena pasokan air bersih semakin terbatas. Saat ini suplai air bersih yang bisa disalurkan BPBD sebanyak tiga mobil tangki per hari karena sumber air milki Dinas PU juga mengalami kekeringan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....