Tim Evaluator UNESCO Evaluasi Status Global Geopark Raja Ampat
- 22 Agt 2026 16:28 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Raja Ampat - Tim Evaluator UNESCO Global Geopark melakukan kunjungan lapangan dalam rangka penilaian revalidasi di kawasan Geopark Raja Ampat. Tim UNESCO yang hadir adalah Chen Fang dari Cina dan Atsuko Niina dari Jepang akan melakukan penilaian ulang status Geopark Raja Ampat selama lima hari, 18-22 Agustus 2026.
General Manager Badan Pengelola UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Klasina Rumbekwan menerangkan tim evaluator akan mengunjungi sejumlah lokasi Geopark di Raja Ampat yang mencakup wilayah Waisai, Misool, hingga Salawati. Tim akan melihat sejauh mana perkembangan yang sudah dilakukan Geopark Raja Ampat setelah dikukuhkan pada tahun 2023 lalu.
Menurut Klasina, sudah banyak hal yang telah dilakukan dalam pengembangan dan pengelolaan Geopark Raja Ampat, disamping penambahan-panambahan geosite. Evaluator juga akan menilai kolaborasi yang dilakukan Geopark Raja Ampat dengan sejumlah mitra, termasuk perguruan tinggi hingga BLUD Kawasan Konservasi Perairan. Klasina berharap status Geopark Raja Ampat kembali mendapatkan green card.
Bupati Orideko Burdam melihat kunjungan revalidasi unseco sebagai tanggung jawab daerah dalam menaja Geopark. Status sebagai UNESCO Global Geopark Bukan hanya prediket semata tetapi amanat bagi anak cucu dan masyarakat pesisir lainnya.
"Status sebagai global Geopark san cagar biosfer adalah kepercayaan dunia kepada Raja Ampat. Hal ini menyadarkan kita bahwa gunung, laut, terumbu karang, dan manusia adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan," katanya.
Tim UNESCO diterima langsung oleh Bupati Raja Ampat didampingi Wakil Bupati dan Wakil Ketua III DPRK Badaruddin Mayalibit, serta Kepala BLUD Hasan Makassar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....