Kapolda PBD Pastikan Dugaan Penembakan Tiga Warga Maybrat Ditindaklanjuti
- 20 Agt 2026 07:23 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Maybrat - Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru memastikan dugaan penembakan terhadap tiga warga sipil di Kampung Ainod, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, akan ditindaklanjuti oleh kepolisian.
Pernyataan tersebut disampaikan Yulius saat mendampingi Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menemui massa aksi di Kantor Bupati Maybrat, Rabu, 19 Agustus 2026.
Kapolda mengatakan, tuntutan dari keluarga korban menjadi perhatian kepolisian dan akan segera ditindaklanjuti. Proses penanganan perkara dilakukan dengan mengumpulkan fakta dan data di lapangan.
Namun, Yulius belum dapat memberikan keterangan lebih jauh mengenai kronologi maupun pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Sampai sekarang saya belum bisa bicara karena tidak ada data yang dikumpulkan di TKP,” tegasnya.
Menurutnya, data dari tempat kejadian perkara menjadi bagian penting dalam memastikan fakta yang sebenarnya terjadi. Karena itu, kepolisian masih membutuhkan proses pengumpulan informasi sebelum menyampaikan kesimpulan terkait kasus tersebut.
Dugaan penembakan terhadap tiga warga sipil di Kampung Ainod sebelumnya memicu aksi penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Maybrat. Massa meminta kasus tersebut diusut dan proses hukumnya dikawal hingga tuntas.
Massa juga menyatakan akan menyiapkan pendampingan hukum bagi ketiga korban serta terus mengawal proses penanganan perkara oleh aparat penegak hukum.
Kepolisian memastikan aspirasi keluarga korban akan menjadi bagian dari proses tindak lanjut terhadap dugaan penembakan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....