Danrem 181/PVT Pastikan Pengamanan Maybrat, Fokus Jaga Kondusivitas jelang HUT RI
- 14 Agt 2026 22:23 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Komandan Korem (Danrem) 181/Praja Vira Tama (PVT), Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., memastikan situasi keamanan di Kabupaten Maybrat tetap kondusif pascainsiden dugaan penembakan yang menyebabkan tiga warga sipil menjadi korban.
Hal tersebut disampaikan Brigjen TNI Slamet Riadi saat turut hadir dalam kunjungan terhadap tiga korban yang menjalani penanganan medis di RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, Jumat, 14 Agustus 2026 malam.
Danrem menegaskan, jajaran keamanan tetap melakukan langkah pengamanan untuk menjaga kondisi Maybrat agar tetap aman dan kondusif.
“Sudah. Tetap kondusif, tetap kondusif,” ujar Brigjen TNI Slamet Riadi.
Menurutnya, kondisi keamanan di wilayah Maybrat menjadi perhatian bersama, terlebih Papua Barat Daya akan memasuki momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Karena itu, koordinasi antara jajaran keamanan dan pemerintah daerah terus dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali serta masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman.
Sebelumnya, pascakejadian penembakan, sempat terjadi aksi spontanitas masyarakat di Maybrat berupa pemalangan jalan dan pembakaran ban.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama Pemerintah Kabupaten Maybrat dan jajaran Forkopimda telah melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk menjaga situasi agar tidak berkembang dan tetap kondusif.
Sementara terkait informasi mengenai dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam insiden tersebut, Danrem tidak memberikan kesimpulan mengenai pihak yang bertanggung jawab.
Ia menyatakan persoalan tersebut telah dijelaskan oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya dan selanjutnya menjadi bagian dari proses koordinasi serta penanganan aparat terkait.
“Sudah semuanya dijelaskan oleh Pak Wagub itu,” kata Brigjen TNI Slamet Riadi.
Danrem juga memastikan kondisi satuan TNI di wilayah Maybrat dalam keadaan aman.
Di sisi lain, pemerintah daerah tetap memprioritaskan penanganan tiga warga sipil yang menjadi korban. Pemprov Papua Barat Daya memastikan kebutuhan pengobatan para korban ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
Jajaran Forkopimda Papua Barat Daya akan terus melakukan koordinasi untuk menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah, sekaligus memastikan penanganan insiden dilakukan sesuai kewenangan masing-masing.
Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi, sehingga rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berlangsung aman dan tertib.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....