Kesiapan Paskibraka PBD Capai 90 Persen, Fokus Pemantapan jelang HUT RI

  • 13 Agt 2026 16:44 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Kesiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Papua Barat Daya menjelang upacara HUT ke-81 Republik Indonesia telah mencapai sekitar 90 persen.

Memasuki tahapan menuju gladi kotor, latihan yang berlangsung di lapangan reklamasi Kota Sorong ini difokuskan pada penyempurnaan gerakan, kekompakan formasi serta penguatan mental agar para anggota Paskibraka mampu tampil percaya diri saat upacara 17 Agustus mendatang.

Dansat Brimob Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Ary Setiawan, S.I.K., M.H., mengatakan seluruh materi utama penaikan dan penurunan bendera telah diberikan kepada peserta.

“Kalau materi sudah kita sampaikan semua, tinggal memperhalus gerakan-gerakan yang kurang. Sehingga saat penaikan maupun penurunan bendera benar-benar dikuasai,” ujar Ary saat dikonfirmasi, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurut Ary, selain kemampuan teknis, para anggota juga terus dilatih untuk menghilangkan rasa gugup dan meningkatkan kepercayaan diri sebelum tampil di hadapan masyarakat dan tamu undangan.

“Tidak ada lagi istilah grogi, demam panggung dan sebagainya. Itu yang harus kita tanamkan kepada mereka, supaya pada hari pelaksanaan betul-betul punya kepercayaan diri untuk tampil,” katanya.

Kondisi kesehatan seluruh anggota Paskibraka juga dipastikan tetap terjaga meski latihan berlangsung dalam cuaca panas dan angin yang cukup kuat.

“Cuaca di sini cukup panas, kemudian anginnya juga luar biasa. Tetapi anak-anak kesehatannya tetap terjaga. Sampai sekarang tidak ada yang menunjukkan gejala sakit. Alhamdulillah semuanya sehat,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya turut menyiapkan dukungan kesehatan melalui tenaga medis, dokter dan fasilitas rumah sakit untuk memastikan kondisi fisik peserta tetap prima hingga hari pelaksanaan.

Dalam perangkat upacara, sebanyak 127 personel disiapkan, termasuk personel cadangan untuk mengantisipasi apabila terdapat anggota yang berhalangan atau mengalami kendala.

“Cadangan juga kita siapkan untuk mengantisipasi kalau nanti ada kendala atau yang berhalangan. Jadi pada hari pelaksanaan semuanya bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” ujar Ary.

Sementara itu, sekitar 65 personel dikerahkan khusus untuk mendukung proses pelatihan dan persiapan Paskibraka, yang terdiri atas pelatih serta unsur pendukung lainnya.

Latihan penaikan dan penurunan bendera juga telah dilakukan di sejumlah lokasi untuk mematangkan kesiapan teknis. Berbagai kendala yang ditemukan selama latihan disebut telah dapat diatasi.

Ary mengatakan kondisi lapangan upacara saat ini juga telah siap digunakan dan tidak diperkirakan menghambat jalannya upacara.

“Untuk kesiapan lapangan sampai saat ini sudah fix. Ini tidak mempengaruhi pelaksanaan,” ujarnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Papua Barat Daya, Drs. George Japsenang, M.Si., mengatakan koordinasi lintas panitia masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan upacara terutama paskibraka, selesai sebelum hari H.

Ia menambahkan, koordinasi tersebut mencakup kesiapan kesehatan, rangkaian acara, perlengkapan hingga teknis lapangan. Setelah tahap pemantapan selesai, Paskibraka akan memasuki gladi berikutnya dan gladi bersih sebelum pelaksanaan upacara 17 Agustus.

“Intinya sekarang kita tinggal finishing. Tiga hari ke depan seluruh perlengkapan dan persiapan kita selesaikan,” kata George Japsenang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....