BMKG Imbau Masyarakat Waspada Suhu Panas pada Puncak Kemarau

  • 08 Agt 2026 18:39 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi fenomena puncak musim kemarau yang diiringi lonjakan suhu udara. Selain memicu cuaca terik di siang hari, kondisi iklim ini juga meningkatkan risiko kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan rilis resmi yang diunggah melalui akun Instagram @infoBMKG, dinamika cuaca selama periode puncak kemarau ini dipengaruhi oleh tiga faktor utama:

1. Dominasi angin monsun Australia yang bersifat kering dan dingin sehingga menekan pembentukan awan hujan di sebagian besar wilayah selatan Indonesia.

2. Paparan radiasi sinar matahari langsung ke permukaan bumi tanpa penghalang awan yang memicu teriknya suhu di siang hari, yang kemudian disusul penurunan suhu drastis (bediding) saat malam hari.

3. Sebagaimana dilaporkan BMKG pemerintah daerah dan warga diimbau mengantisipasi ancaman kekeringan dengan menjaga ketersediaan cadangan air bersih serta meningkatkan patroli pencegahan titik api guna menghindari risiko karhutla.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....