Siaga El Niino, Polda PB Laksanakan Podcast Bersama Basarnas dan BMKG

  • 06 Agt 2026 17:48 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID,Manokwari-Sorobg – Polda Papua Barat melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) menggelar Podcast Humas Polda Papua Barat dengan mengangkat tema "Siaga El Niino: Menghadapi Ancaman Kekeringan dan Risiko Lingkungan di Papua Barat." Kamis 6 Agustus 2026.

Kegiatan ini menghadirkan para pemangku kepentingan sebagai narasumber guna memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak fenomena El Niño.

Kegiatan podcast ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai potensi dampak El Niño di wilayah Papua Barat, seperti meningkatnya risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Hadir sebagai narasumber dalam podcast tersebut Kepala Kantor SAR Manokwari Yefri Sabarudin, S.P., M.A.P., Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Papua Barat Sony Hartono, S.Si., serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Jimmy W. Susanto, S.Hut., M.P.

Melalui podcast ini, Polda Papua Barat bersama instansi terkait mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan bencana, menjaga kelestarian alam, serta memperoleh informasi yang benar dari sumber resmi.

Dalam penyampaiannya, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Papua Barat, Sony Hartono, S.Si., mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, menggunakan air secara bijak, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kekeringan akibat fenomena El Niño.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi mengenai El Niño dan musim kemarau melalui kanal-kanal resmi BMKG serta Podcast Humas Polda Papua Barat agar memperoleh informasi cuaca dan iklim yang akurat serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Jimmy W. Susanto, S.Hut., M.P., mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam setiap aktivitas selama musim kemarau.

Ia menegaskan pentingnya tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan yang berdampak terhadap lingkungan, kesehatan, serta keselamatan masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga diimbau menghindari aktivitas di kawasan hutan yang berpotensi menimbulkan api dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan melalui pencegahan kebakaran sejak dini.

Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabarudin, S.P., M.A.P., mengajak masyarakat untuk turut menjaga kelestarian hutan dengan tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, kebakaran hutan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan masyarakat dan menimbulkan kondisi kedaruratan yang membutuhkan operasi pencarian dan pertolongan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi Kantor SAR Manokwari apabila terjadi keadaan darurat, karena seluruh layanan pencarian dan pertolongan yang diberikan Basarnas tidak dipungut biaya.

Sedang Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Triyadi Kuncahyo, A.Md., S.E. mengatakan bahwa podcast ini merupakan bagian dari upaya Polda Papua Barat dalam memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat melalui media digital dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya.

"Melalui Podcast Humas Polda Papua Barat, kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa menghadapi El Niño bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, dengan memahami potensi risikonya dan mengikuti imbauan dari instansi terkait, diharapkan kita dapat meminimalkan dampak kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan di Papua Barat," ujar Kabid Humas.

Melalui kegiatan ini, Polda Papua Barat berharap sinergi antara Polri, BMKG, Basarnas, Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat terus diperkuat dalam menghadapi dampak El Niño.

Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan tetap lestari selama musim kemarau.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....