Rico Sia Ajak Seluruh Elemen Bangun Pariwisata Inklusif di Kabupaten Sorong
- 02 Agt 2026 17:39 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Papua Barat Daya, Rico Sia, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun sektor pariwisata yang inklusif di Kabupaten Sorong.
Menurutnya, pengembangan pariwisata harus mampu melibatkan seluruh lapisan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata.
Ajakan tersebut disampaikan Rico Sia saat Sosialisasi Strategis Pengembangan Pariwisata yang digelar Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Komisi VII DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Sorong di Aimas Hotel Convention Center, Minggu (2/8/2026).
Dalam paparannya, politisi Partai Nasdem ini menegaskan bahwa Kabupaten Sorong memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus daerah penyangga kawasan Raja Ampat. Namun, menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan alam, tetapi juga harus didukung keterlibatan aktif masyarakat.
“Pariwisata harus menjadi milik bersama. Seluruh masyarakat, terutama Orang Asli Papua, harus menjadi pelaku utama, bukan hanya menjadi penonton. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari sektor ini benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep pariwisata inklusif menjadi salah satu dari empat pilar utama yang harus diperkuat dalam pembangunan sektor pariwisata. Tiga pilar lainnya meliputi penyediaan amenitas yang memadai, peningkatan aksesibilitas menuju destinasi wisata, serta peningkatan kualitas pelayanan dan tata kelola.
Menurut Rico, penyediaan fasilitas pendukung seperti akomodasi, restoran, sanitasi, dan fasilitas umum yang layak akan meningkatkan kenyamanan wisatawan. Sementara akses transportasi yang terintegrasi akan mempermudah wisatawan domestik maupun mancanegara menjangkau berbagai destinasi di Kabupaten Sorong.
Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi faktor penting agar pelayanan wisata mampu memenuhi standar nasional maupun internasional.
“Pariwisata Kabupaten Sorong memiliki potensi besar dan peluang nyata untuk masa depan. Melalui amenitas yang memadai, aksesibilitas yang baik, serta pembangunan yang inklusif dan berkualitas, kita tidak hanya menjual destinasi wisata, tetapi juga membangun kesejahteraan masyarakat,” kata Rico.
Sementara itu, Kementerian Pariwisata melalui sambutan tertulis Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa, yang dibacakan Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II, Asep Saifullah, menekankan pentingnya adaptasi, inovasi, dan kolaborasi dalam pengembangan sektor pariwisata.

Ketiga prinsip tersebut dinilai menjadi landasan penting dalam menciptakan destinasi wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengembangan pariwisata di Kabupaten Sorong.
Melalui sosialisasi tersebut, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kapasitas pengelola destinasi, memperbaiki kualitas fasilitas pendukung, serta memperluas keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan pariwisata.
Dengan demikian, sektor pariwisata di Kabupaten Sorong diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....