Disdikbud PBD Bekali 50 Pendidik SLB Perkuat Pendidikan Inklusif

  • 31 Jul 2026 11:10 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan tenaga pendidik Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Provinsi Papua Barat Daya mengikuti workshop Penguatan Kepala Sekolah SLB yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, selama tiga hari, 30 Juli hingga 1 Agustus 2026. Workshop bertema “Mewujudkan Pendidikan Inklusif Berkualitas dan Berbudaya di Papua Barat Daya” ini menjadi wadah peningkatan kapasitas pengelola pendidikan khusus agar mampu menghadirkan layanan pendidikan yang lebih berkualitas bagi anak berkebutuhan khusus.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya menegaskan peningkatan kualitas pendidikan harus diawali dengan penguatan tata kelola sekolah. Menurutnya, terdapat tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian, yakni pengelolaan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta pembiayaan. “Dinas menyiapkan program peningkatan kapasitas agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di sekolah dan memberikan manfaat bagi peserta didik,” ujarnya.

Adolof menjelaskan, kepala sekolah harus mengetahui secara rinci kondisi sarana dan prasarana sekolah, termasuk fasilitas yang masih layak digunakan, mengalami kerusakan, maupun kebutuhan pengembangan ke depan. Selain itu, ia meminta kesempatan mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis diberikan secara merata kepada seluruh guru sehingga peningkatan kompetensi tidak hanya dirasakan oleh sebagian tenaga pendidik.

Pada aspek pembiayaan, ia mengingatkan agar anggaran yang telah dialokasikan pemerintah dikelola secara efektif, transparan, dan benar-benar digunakan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan. “Yang bisa mendorong sekolah itu maju atau tidak, ada pada pengelola sekolah. Karena itu, seluruh sumber daya yang dimiliki harus dikelola secara profesional dan bertanggung jawab,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Akademik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Erdia Msiren mengatakan workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam bidang manajerial, supervisi akademik, kepemimpinan transformasional, pengembangan kurikulum, serta membangun jejaring dan berbagi praktik baik antarsatuan pendidikan. Kegiatan yang dilaksanakan Bidang Pendidikan Khusus dan Akademik Disdikbud Papua Barat Daya tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan inklusif di Provinsi Papua Barat Daya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....