Tokoh Masyarakat Minta Awasi Peredaran Miras di Wilayah Perusahaan
- 31 Jul 2026 09:20 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Teminabuan - Kepala Suku Besar Imekko Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Yohan Bodori, meminta semua pemangku kepentingan untuk memperhatikan peredaran minuman keras (miras) beralkohol, di wilayah perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Yohan Bodori kepada RRI menyampaikan, miras sering menjadi pemicu konflik di tengah masyarakat, termasuk di wilayah perusahaan kelapa sawit. Untuk itu dihimbau kepada semua pemangku kepentingan, yakni pihak keamanan, pemerintah, perusahaan dan masyarakat, untuk sama-sama memberikan pengawasan terhadap peredaran miras di wilayah perusahaan.
"Perusahaan bisa berjalan dengan baik apabila didukung dengan ketertiban dan keamanan. Terutama miras yang sering menjadi pemicu konflik masyarakat, harus benar-benar ditertibkan dan tidak boleh beredar di wilayah perusahaan," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, kehadiran investasi dapat berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat dan masyarakat bisa sejahteraan. Maka itu, ketika terjadi persoalan yang bermula dari konsumsi miras, perusahaan meminta dukungan dan bantuan para tokoh.
"Ketika diinfokan ada persoalan, kita langsung bentuk tim terpadu yang dipimpin oleh saya sendiri, selaku Kepala Suku Besar Imekko Kabupaten Sorong Selatan. Setelah kami melakukan pengamanan, kami juga melakukan penertiban miras dan berhasil sita 1 karton. Kami berikan teguran keras kepada penjual dan tidak boleh terulang lagi," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....