FKUB Raja Ampat Didorong Rutin Gelar Dialog untuk Mencegah Konflik Agama
- 30 Jul 2026 06:28 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Raja Ampat - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Raja Ampat memfasilitasi sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dengan melibatkan Kementerian Agama. Sosialisasi dan dialog yang digelar di Kantor Badan Kesbangpol ini menghadirkan narasumber Kepala Kementerian Agama Raja Ampat Agustinus T Kombubui dan Ketua FKUB Kosmus Mandowen.
Kepala Kemenag Raja Ampat, Agustinus Kombubui mengapresiasi langkah Badan Kesbangpol dalam mefasilitasi sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama karena selama tahun 2026 belum pernah dilakukan dialog bersama antarumat beragama. Peran FKUB sangat penting dalam membuat ruang dialog dan diskusi untuk mencegah terjadinya konflik berbasis agama.
Agustinus berharap FKUB tidak menjadi lembaga pemadam kebakaran karena bergerak saat atau setelah terjadi konflik. "FKUB perlu terus membuka ruang dialog lintas agama untuk memitigasi konflik sehingga bisa mencegah sebelum masalah muncul," kata dia saat dialog FKBU, Kamis, 23 Juli 2026.
Kepala Kemenag mengingatkan bahwa FKUB dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi pemerintah untuk membangun, memelihara, serta memberdayakan kerukunan umat beragama. Pemeliharaan kerukunan umat beragama dilakukan dengan menggelar dialog, menyerap aspirasi masyarakat, melakukan mediasi konflik keagamaan, serta sosialisasi terkait nilai-nilai toleransi.
Ketua FKUB Raja Ampat Kosmus Mandowen mendukung adanya ruang-ruang dialog dan komunikasi tokoh lintas agama guna mencegah terjadinya kesalahpahaman di masyarakat. Dialog memiliki peran yang sangat penting dalam rangka mencegah adanya miss komunikasi di lingkungan masyarakat.
FKUB, kata Kosmus, selain berperan memberi rekomendasi dalam izin pendirian rumah ibadah, lembaga inu juga menjadi mediator konflik serta sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan dalam memelihara kerukunan dan menyosialisasikan sejumlah peraturan.
Dalam menjalankan tugasnya, lanjut Kosmus, FKUB perlu bekerja sama dengan paguyuban, masyarakat, dan tokoh lain untuk selalu menghidupkan kerukunan. "Saat umat rukun dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembabgunanan maka pemerintahan bisa semakin maksimal dalam membangun daerah sesuai dengan visi dan misinya," katanya.
Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Raja Ampat memiliki Dewan Penasehat dengan posisi ketua dijabat Bupati, Wakil Ketua Kepala Kementerian Agama, dan Sekretaris Kepala Badan Kesbangpol.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....