Papeda Summit 2026 Siap Digelar di Sorong, Menko Pangan Dijadwalkan Hadir

  • 29 Jul 2026 13:01 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Panitia Papeda Summit 2026 terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 September 2026 di Kota Sorong. Rapat lanjutan panitia dipimpin Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, di Vega Prime Hotel, Rabu, 29 Juli 2026.

Dalam rapat tersebut, Julian menegaskan Papeda Summit merupakan forum strategis yang akan membahas konsep pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua dengan mengedepankan kepentingan masyarakat adat. Menurutnya, berbagai isu penting akan menjadi fokus pembahasan, mulai dari perlindungan masyarakat adat, penguatan ekonomi, investasi, pembangunan sosial hingga pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini untuk menjawab konsep pembangunan berkelanjutan terkait masyarakat adat, ekonomi, investasi, persoalan sosial, pembangunan dan berbagai isu lainnya yang akan dibahas bersama para pakar,” kata Julian.

Ia menjelaskan, Papeda Summit ditargetkan diikuti sekitar 500 hingga 700 peserta dari seluruh Tanah Papua, berbagai daerah di Indonesia, hingga sejumlah negara. Sementara itu, sekitar 150 pembicara dari kalangan akademisi, praktisi, pemerintah, dan mitra pembangunan akan mengisi berbagai sesi diskusi.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan maksimal, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Gubernur tentang kepanitiaan Papeda Summit. Atas arahan Gubernur Papua Barat Daya, para gubernur se-Tanah Papua juga akan dilibatkan sebagai dewan pengarah kegiatan.

Julian mengatakan, panitia sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan berbagai mitra pembangunan di Jakarta yang dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya. Hasil pertemuan tersebut menunjukkan komitmen seluruh mitra untuk mendukung pelaksanaan Papeda Summit.

Selain itu, panitia juga telah bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan yang menyatakan kesediaannya menghadiri pembukaan Papeda Summit pada 2 September 2026.

“Pak Menko Pangan sudah menyampaikan akan hadir pada tanggal 2. Di bawah koordinasi beliau ada Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Kehutanan, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Menteri Pertanian yang juga dijadwalkan hadir,” ujarnya.

Untuk sektor kehutanan, panitia juga telah bertemu langsung dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan yang telah menyatakan kesiapan mendukung dan menghadiri kegiatan tersebut.

Julian menegaskan, seluruh pembiayaan Papeda Summit tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pendanaan sepenuhnya berasal dari dukungan para mitra yang telah berkomitmen menyukseskan kegiatan tersebut.

“Jangan sampai dipikir dananya dari pemerintah daerah. Semua pembiayaan didukung oleh para mitra sampai kegiatan ini selesai. Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menjadi tuan rumah penyelenggara,” jelasnya.

Panitia juga telah berkoordinasi dengan unsur keamanan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Papeda Summit rencananya akan dipusatkan di Aston Hotel, Vega Prime Hotel, serta Gedung C sebagai lokasi pelaksanaan berbagai agenda.

Selain forum ilmiah, kegiatan ini juga akan menampilkan berbagai produk lokal unggulan, khususnya hasil hutan bukan kayu dari seluruh Tanah Papua, serta produk-produk dari daerah lain di Indonesia dan sejumlah negara.

Julian berharap Papeda Summit menjadi momentum memperkuat kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat adat, dan mitra pembangunan dalam merumuskan arah pembangunan berkelanjutan yang berpihak kepada masyarakat Papua sekaligus mendorong investasi yang tetap menjaga kelestarian lingkungan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....