Kota Sorong Terasa Lebih Panas, Ini Penjelasannya
- 25 Jul 2026 13:07 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan kondisi geografis Kota Sorong menjadi salah satu penyebab suhu udara di wilayah tersebut terasa lebih panas dibanding sejumlah daerah lain di Papua.
Staf Data dan Informasi Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Sorong, Nindi, menjelaskan Kota Sorong berada di wilayah pesisir yang dikelilingi lautan serta memiliki topografi berbukit.
"Ketika sinar matahari memanaskan permukaan bumi, terjadi penguapan air. Massa udara lembap kemudian bergerak ke daratan dan terhambat oleh pegunungan sehingga panas lebih terasa," jelasnya.
Selain faktor geografis, fenomena El Nino turut meningkatkan suhu udara. Berdasarkan data BMKG, rata-rata suhu Kota Sorong mencapai 27,9 derajat Celsius, sedangkan suhu maksimum dalam 10 tahun terakhir mencapai 31,5 derajat Celsius.
Saat El Nino aktif, anomali suhu maksimum dapat meningkat hingga sekitar 1 derajat Celsius.
BMKG juga mencatat suhu tertinggi umumnya terjadi sekitar pukul 14.00 WIT, sedangkan suhu terendah terjadi antara pukul 02.00 hingga menjelang subuh.
Nindi menambahkan posisi Sorong yang berada di kawasan khatulistiwa dan dikelilingi lautan luas membuat wilayah ini menyimpan panas laten yang kemudian dilepaskan secara perlahan ke atmosfer.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....