Wakil Bupati Raja Ampat Buka Diklat, 40 Paskibraka Mulai Pemusatan Latihan
- 23 Jul 2026 17:31 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Raja Ampat - Wakil Bupati Raja Ampat Mansyur Syadan membuka pemusatan pendidikan dan pelatihan bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Gedung Wanita Syalome Seben, Distrik Kota Waisai, Kamis, 23 Juli 2026. Sebanyak 40 Paskibraka Raja Ampat akan menjalani pemusatan pelatihan hingga 18 Agustus 2026.
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Raja Ampat tahun 2026 terdiri dari 25 pelajar laki-laki dan 15 pelajar perempuan yang berasal dari sejumlah SMA/SMK. Selama pelatihan, para Paskibrakan akan
mendapatkan materi dan bimbingan langsung dari Kodim 1805 Raja Ampat bersama purnapaskibraka dan para pembina.
Dalam laporannya Sekretaris Badan Kesbangpol, Rinus Rumbarak, mewakili Kepala Badan Kesbangpol, menerangkan bahwa Paskibraka yang mengikuti pemusatan pelatihan merupakan pelajar yang telah melewati sejumlah seleksi ketat. Paskibraka tahun 2026 berasal dari SMAN 1 Raja Ampat, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 7, SMAN 9, SMAN 11, SMAN 14, SMAS GUPPI, SMK YPK Bukit Zaitun, dan SMK Cahaya Anak Papua.
Menurut Rinus, tujuan dari pemusatan pendidikan dan pelatihan adalah untuk menguji serta membina mental, fisik, dan kedisiplinan bagi para Paskibraka Raja Ampat. "Diklat ini diharapkan bisa menumbuhkan jiwa perjuangan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta mempererat solidaritas di antara sesama Paskibraka," katanya.
Wakil Bupati Raja Ampat Mansyur Syahdan, dalam arahannya mengatakan bahwa dari ratusan pelajar Raja Ampat telah terpilih 40 orang Paskibraka yang akan mendapat amanah besar untuk mengabarkan sangsaka merah putih yang telah dijaga dengan darah dan air mata oleh para pahlawan. Pengibaran bendera pada upacara kemerdekaan Indonesia bukan kegiatan biasa, tapi menjadi kehormatan tertinggi bagi anak-anak bangsa.
Untuk mempersiapkan pengibaran bendera, kata Wakil Bupati, para Paskibraka akan memulai perjalanan pelatihan dengan disiplin tinggi dan latihan yang keras. Selama proses pelatihan ini akan ada rasa lelah, tetapi hal ini adalah investasi untuk menghadirkan momen sakral yang akan dikenang saat mengibarkan merah putih di hadapan seluruh rakyat Raja Ampat.
Pemusatan latihan, bukan hanya menempa fisik, tapi juga untuk menanamkan nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan cinta tanah air yang nanti akan menjadi bekal saat menjadi pemimpin Raja Ampat pada masa yang akan datang. Banggalah menjadi anak Raja Ampat, banggalah menjadi bagian dari sejarah bangsa," katanya.
Pembukaan Diklat Paskibraka Raja Ampat dihadiri Komandan Kodim 1805 Raja Ampat Letkol Inf. Syahrul Usman, Kabag Operasional Polres, Danki Brimob serta, Kepala Badan Kesbangpol, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....