Pemprov Papua Barat Daya Bekali 249 Peserta Program ADik 2026
- 22 Jul 2026 13:24 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya menggelar pembekalan bagi 249 peserta Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Tahun 2026 di Hotel ACC Aimas, Kabupaten jjSorong. Kegiatan tersebut dibuka oleh hAsisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Papua Barat Daya, Suardi Tamal, yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu.
Dalam sambutan gubernur, Suardi Tamal menyampaikan bahwa Program ADik merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikh huuh klub bng Bu hmman bagi generasi muda Papua Barat Daya sekaligus mengurangi kesenjangan pendidikan di Tanah Papua.
"Program afirmasi ini bukan sekadar program rutin, melainkan jembatan emas bagi masa depan generasi muda Papua Barat Daya," kata Suardi saat membacakan sambutan Gubernur Elisa Kambu.
Gubernur menyebut, sebanyak 249 peserta yang mengikuti pembekalan merupakan putra-putri terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Papua Barat Daya yang akan melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta yang telah terakreditasi.
Menurutnya, tantangan global menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mental tangguh, disiplin, adaptif, dan cinta tanah air.
Melalui pembekalan tersebut, para peserta dipersiapkan bukan hanya untuk berangkat kuliah, tetapi juga mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali membangun Papua Barat Daya.
"Kalian adalah anak-anak terpilih yang akan membawa nama Papua Barat Daya di dunia akademik nasional. Jadilah duta yang baik, jaga nama baik keluarga, suku, dan daerah di mana pun kalian ditempatkan," pesan Gubernur.
Selain itu, peserta juga diminta mampu mengatasi tantangan selama merantau, termasuk rasa rindu kampung halaman (homesick), serta memanfaatkan seluruh fasilitas kampus untuk meningkatkan kemampuan akademik maupun memperluas jaringan dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Gubernur berharap seluruh peserta fokus menyelesaikan studi tepat waktu dan kelak kembali mengabdi untuk membangun Papua Barat Daya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya, mengatakan pembekalan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi emas Papua Barat Daya sebelum diberangkatkan ke perguruan tinggi.
Ia menjelaskan Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) merupakan kebijakan khusus pemerintah pusat yang diberikan bagi enam provinsi di Tanah Papua sebagai bentuk keberpihakan dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat asli Papua dan generasi muda di wilayah tersebut.
"Program Afirmasi Pendidikan Tinggi merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak Papua. Program ini merupakan kebijakan khusus jyang hanya berlaku di enam provinsi di Tanah Papua dan tidak ada di provinsi lain di Indonesia," ujar Adolof.
Menurutnya, pembekalan yang berlangsung selama dua hari tersebut bertujuan memberikan motivasi, wawasan, serta kesiapan mental kepada para peserta sebelum memasuki dunia perkuliahan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ia menambahkan, materi pembekalan akan disampaikan oleh narasumber dari Kementerian Pendidikan yang didatangkan langsung dari Jakarta.
Adolof berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya sebagai bekal menghadapi lingkungan baru, meningkatkan prestasi akademik, serta menjadi sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi pembangunan Papua Barat Daya di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....