Gubernur Elisa Kambu: MTQ Sarana Perkuat Nilai Keagamaan

  • 02 Jul 2026 16:18 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Gubernur Papua Barat Daya, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya yang akan berlangsung pada 1–4 Juli 2026. Kegiatan MTQ dipusatkan di Arena Utama Gedung ACC Al-Akbar dan Masjid Raya Al-Akbar Provinsi Papua Barat Daya.

Dalam Sambutannya, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu menegaskan bahwa pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-II Provinsi Papua Barat Daya bukan hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat.

Gubernur mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan karena atas izin dan perkenan-Nya seluruh peserta dapat berkumpul dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan persaudaraan. "Cuaca yang baik dan suasana kebersamaan yang kita rasakan hari ini merupakan anugerah Tuhan. Karena itu, kita patut bersyukur kepada Tuhan," ujarnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan seluruh masyarakat, Elisa Kambu menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah dari berbagai kabupaten dan kota di Papua Barat Daya.

Ia juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada panitia penyelenggara, pemerintah daerah selaku tuan rumah, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan MTQ ke-II.

Menurutnya, MTQ memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kompetisi. Kegiatan ini merupakan wahana syiar Islam dan media untuk membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak mulia, moderat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.

Gubernur juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti MTQ dengan niat yang tulus dan menjadikannya sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan, bukan semata-mata mengejar kemenangan.

"Kita hadir di tempat ini bukan karena ingin menang, tetapi untuk menyatukan hati, memanjatkan doa, dan menghadirkan nilai-nilai keagamaan bagi kebaikan negeri ini. Jika dilakukan dengan hati yang ikhlas dan niat beribadah, maka prestasi dan kejuaraan akan menjadi bonus," katanya.

Elisa Kambu menegaskan bahwa keberhasilan sejati dalam MTQ bukan hanya diukur dari gelar juara, melainkan dari ketulusan peserta dalam memuliakan Tuhan dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap pelaksanaan MTQ ke-II Provinsi Papua Barat Daya dapat menjadi momentum mempererat persatuan, memperkuat kehidupan beragama, serta membawa keberkahan bagi masyarakat dan pembangunan di Papua Barat Daya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....