Harganas 2026 di PBD, Orang Tua Berperan Penting Membangun Generasi Emas
- 29 Jun 2026 19:21 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat dan maju.
Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, bersama Gubernur Papua Barat Daya l, Elisa Kambu, Wagub Ahmad Nausrau mengucapkan selamat memperingati Hari Keluarga Nasional kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya keluarga di Papua Barat Daya.
"Pesan yang disampaikan dalam sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang dibacakan oleh Bapak Gubernur sangat jelas, bahwa keluarga adalah fondasi bangsa. Kuatnya bangsa dan masyarakat berakar dari lingkungan keluarga," ujarnya usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026, Senin, 29 Juni 2026.
Menurutnya, keluarga merupakan lembaga pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai moral, akhlak, dan budi pekerti kepada anak-anak. Karena itu, orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Ia mengingatkan agar anak-anak tidak dibiarkan tumbuh tanpa pendampingan dan perhatian dari orang tua. Kehadiran ayah dan ibu tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan kedekatan emosional dan komunikasi yang baik.
"Jangan sampai orang tua, terutama ayah, hanya hadir secara fisik. Yang lebih penting adalah membangun dialog dan komunikasi interaktif dengan anak-anak sehingga mereka menjadikan orang tuanya sebagai tempat bercerita," katanya.
Ahmad Nausrau juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi digital yang semakin memengaruhi kehidupan anak-anak. Menurutnya, penggunaan gawai tanpa pengawasan dapat memberikan dampak negatif terhadap perkembangan mental dan karakter anak.
"Anak-anak jangan dibiarkan terlalu bebas bergaul dengan gawai dan media sosial tanpa pendampingan. Informasi yang diterima belum tentu baik dan jika tidak diawasi dapat menimbulkan kecanduan yang merusak mental mereka," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kecanduan tidak hanya berkaitan dengan narkoba, tetapi juga dapat terjadi akibat penggunaan gawai yang berlebihan. Kondisi tersebut dinilai dapat mengancam masa depan generasi penerus bangsa.
Karena itu, jika Indonesia ingin menjadi bangsa yang maju dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, maka penguatan institusi keluarga harus menjadi perhatian bersama.
"Kalau kita ingin bangsa ini maju dan besar, maka fondasi dasarnya adalah keluarga yang harus kita perkuat. Dari keluarga yang tangguh akan lahir generasi yang berkualitas dan mampu membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....