Sisi Lain Liburan: Remaja Papua Pilih Bantu Orang Tua

  • 26 Jun 2026 19:12 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID Teminabuan— Belakangan ini, generasi muda sering kali dicap sebagai "generasi stroberi"generasi yang tampak kreatif dan indah di luar, namun dianggap rapuh dan enggan bersusah payah di dalam. Fenomena liburan kali ini justru menjadi pembuktian terbalik bagi seorang remaja kelas 5 SD. Liburan kenaikan kelas bulan Juni hingga Juli, yang biasanya identik dengan pelesiran ke luar kota atau menghabiskan waktu dengan gawai, dilewati dengan cara berbeda. Seorang remaja berusia 11 tahun di Sorong Selatan, Papua Barat Daya,bernama Agnes Kewoe,memilih jalan berbeda dengan tetap di rumah dan konsisten membantu meringankan beban orang tuanya.

Meski teman-teman sebayanya sibuk berlibur atau asyik bermain game di ponsel, ia justru memilih produktif di rumah. Tugas-tugas rumah yang terkesan sederhana seperti menyapu halaman rumah, membersihkan kamar tidur,hingga mencuci piring, ia lakoni demi membantu sang ibu selama masa libur sekolah.Dengan kepolosan khas anak-anak, Agnes mengungkapkan alasannya memilih menghabiskan waktu libur di rumah.

"Sa lebih suka di rumah saja, bisa bantu mama cuci piring dan sapu rumah. Kalau sa jalan-jalan nanti mama cape kerja sendiri, kasihan toh," ujar Agnes dengan polosnya.

Mendengar hal itu, sang ibu merasa bersyukur meski tetap mengakui ada tantangannya sendiri dalam mendidik anak di era modern ini.

"Pekerjaannya sebenarnya gampang, tapi kadang memang harus diingatkan atau dipanggil dulu baru jalan," ujar sang ibu

Sang ibu menambahkan bahwa meskipun anak-anak zaman sekarang sangat lekat dengan gawai untuk menonton video atau bermain game,batasan waktu dan kesadaran diri untuk membantu orang tua tetap harus ditanamkan sejak dini. Menghabiskan liburan di rumah tanpa ke luar kota pun terbukti bisa diisi dengan kegiatan yang positif dan mempererat hubungan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....