Optimalkan Penurunan Stunting via GENTING, Pemkab Sorong Rangkul Orang Tua Asuh

  • 23 Jun 2026 14:29 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Pemerintah Kabupaten Sorong melalui Kelompok Kerja (Pokja) Advokasi terus mengintensifkan upaya percepatan penurunan stunting melalui Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Hebat Atasi Stunting).

Program yang menjadi bagian dari Advokasi Program Bangga Kencana tersebut diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin 22 Juni 2026 di Ruang Serba Guna Perpustakaan Kabupaten Sorong itu diawali dengan pelibatan 10 Orang Tua Asuh (OTA) yang berkomitmen mendampingi anak-anak yang terindikasi stunting.

Dukungan yang diberikan berupa bantuan nutrisi esensial seperti susu pertumbuhan dan telur untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak.

Pemberian susu pertumbuhan ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan kalsium serta berbagai zat gizi mikro yang berperan penting dalam mempercepat proses catch-up growth atau mengejar keterlambatan pertumbuhan anak.

Sementara itu, telur dipilih sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi yang kaya asam amino esensial dan kolin guna mendukung pertumbuhan fisik serta perkembangan otak balita pada masa emas tumbuh kembang.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Sorong, Ferry Fatem, menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan.

“Gerakan GENTING menjadi bukti konkret kolaborasi di daerah. Kami menggugah kepedulian para pengambil kebijakan, sektor swasta, hingga kalangan ASN untuk bersedia menjadi Orang Tua Asuh bagi keluarga yang memerlukan bantuan. Ini kewajiban moral kita semua untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan DP3AP2KB Kabupaten Sorong, Jeni Pendek, menjelaskan bahwa penentuan sasaran penerima manfaat dilakukan secara selektif berdasarkan data yang valid dan terverifikasi.

Fokus utama program diarahkan pada pemenuhan kebutuhan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dari Keluarga Risiko Stunting (KRS).

Menurutnya, pendekatan tersebut dinilai efektif karena menyasar kelompok yang paling rentan mengalami masalah gizi dan gangguan pertumbuhan.

Dengan dukungan berbagai pihak melalui Program GENTING, diharapkan intervensi yang diberikan dapat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Sorong berharap angka stunting di wilayahnya dapat ditekan secara signifikan.

Upaya pemenuhan gizi sejak dini diyakini menjadi langkah strategis dalam mencegah hambatan pertumbuhan fisik maupun perkembangan kognitif anak, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....