Program Pertanian Papua Barat Daya Utamakan Kesejahteraan Warga
- 22 Jun 2026 14:47 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menjelaskan bahwa program pengembangan pertanian yang sedang dijalankan pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat di wilayah tersebut.
Menurutnya, program yang dikembangkan di Papua Barat Daya memiliki konsep berbeda dengan proyek pertanian skala besar yang sedang berjalan di Merauke.
“Kalau yang berkembang di sini adalah upaya ketahanan pangan masyarakat. Berbeda dengan yang di Merauke yang lebih berorientasi industri dan ekspor,” kata Kambu saat diwawancarai 22 Juni 2026.
Ia menjelaskan, dalam program yang dilaksanakan di Papua Barat Daya, masyarakat tetap menjadi pemilik lahan sekaligus pengelola utama kegiatan pertanian.
Pemerintah berperan memberikan dukungan berupa pencetakan sawah, penyediaan alat pertanian, bibit, pupuk, hingga pembangunan sistem irigasi.
“Petani adalah pemilik lahan dan pemilik kebun. Pemerintah membantu menyiapkan sawah, alat pertanian, bibit, pupuk, dan irigasi. Setelah itu masyarakat sendiri yang mengelolanya,” ujarnya.
Dengan pola tersebut, hasil pertanian nantinya akan menjadi milik masyarakat sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah.
Saat ini, program pengembangan pertanian tersebut telah mulai dilakukan di sejumlah wilayah di Papua Barat Daya, terutama di Kabupaten Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan.
Selain mendorong keberhasilan program ketahanan pangan, Kambu kembali mengingatkan bahwa ASN memiliki peran penting sebagai pelayan masyarakat yang bertugas memastikan setiap program pemerintah dapat berjalan dan memberi manfaat langsung kepada warga.
“Intinya ASN harus menjadi pelayan masyarakat sesuai tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....