Pengawasan Dana Otsus, Tokoh Adat Usulkan Lembaga Khusus Masyarakat Adat

  • 22 Jun 2026 14:18 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pengelolaan dan pengawasan dana Otonomi Khusus (Otsus) dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran bagi kepentingan Orang Asli Papua (OAP),

Ketua Dewan Adat Suku Betewkafdarun, Drs. Yance Mabrasar, menjelaskan bahwa dana Otonomi Khusus (Otsus) yang selama ini digelontorkan pemerintah pusat memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Namun, pelaksanaannya di daerah masih perlu dievaluasi karena terdapat program-program yang dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat adat.

"Kita bicara dana Otsus untuk kepentingan orang Papua, tetapi kontrolnya belum jelas. Dana yang diperuntukkan bagi orang Papua kadang tidak sesuai sasaran," ujarnya.

Yance meminta pemerintah provinsi melalui instansi terkait membentuk lembaga khusus yang bertugas melakukan pengawasan dan seleksi terhadap usulan program yang diajukan pemerintah kabupaten dan kota.

Menurutnya, lembaga tersebut harus memiliki kewenangan untuk menilai apakah suatu program benar-benar memberikan manfaat bagi Orang Asli Papua. Jika tidak sesuai tujuan, usulan tersebut sebaiknya dikembalikan untuk diperbaiki.

"Kalau tidak sesuai untuk orang Papua, harus dicoret dan dikembalikan ke daerah untuk diusulkan ulang supaya dana itu benar-benar tepat sasaran," katanya.

Yance Mabrasar, mengusulkan agar lembaga pengawas tersebut melibatkan tokoh-tokoh masyarakat adat yang memiliki pengalaman dan pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat Papua.

Ia menilai keterlibatan masyarakat adat penting agar penggunaan dana Otsus lebih transparan, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

"Kalau tidak diawasi dengan baik, dana yang besar tidak akan memberikan manfaat nyata bagi orang Papua. Karena itu perlu ada lembaga khusus yang melibatkan masyarakat adat untuk mengawal penggunaannya," tegasnya.

Ia berharap pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dapat memperkuat sistem pengawasan dana Otsus sehingga seluruh program yang dibiayai benar-benar berorientasi pada peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....