KPP Pratama Sorong Edukasi Siswa Mayalibit Raja Ampat Melalui Tax Goes To School

  • 16 Jun 2026 20:09 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sorong menggelar kegiatan Tax Goes To School (TGTS) di Ruang Belajar Mayalibit, Kampung Warsambin, Distrik Teluk Mayalibit, Raja Ampat, Jumat 12 Juni 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Generasi Muda Sadar Pajak untuk Indonesia Maju”.

Kepala KPP Pratama Sorong, Teddy Ferdian, yang membuka kegiatan tersebut mengatakan edukasi perpajakan perlu diberikan sejak usia dini agar generasi muda memahami pentingnya pajak bagi pembangunan dan perekonomian negara. Menurutnya, para peserta didik saat ini akan menjadi generasi penerus yang berperan dalam pembangunan bangsa di masa mendatang. Karena itu, kesadaran dan pemahaman mengenai pajak perlu ditanamkan sejak awal. “Para peserta didik ini nantinya akan menjadi tulang punggung negara di masa depan. Oleh karenanya, pemahaman dan kesadaran pajak harus dipupuk sejak dini,” kata Teddy.

Ia menjelaskan, program Tax Goes To School merupakan agenda rutin tahunan yang menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Tahun ini, KPP Pratama Sorong memilih Ruang Belajar Mayalibit sebagai lokasi kegiatan sebagai bentuk pemerataan edukasi perpajakan hingga ke wilayah terpencil di Papua Barat Daya.

Ruang Belajar Mayalibit sendiri merupakan wadah pendidikan nonformal bagi anak-anak di Kampung Warsambin. Inisiator Ruang Belajar Mayalibit, Richard Mnsen, mengatakan ruang belajar tersebut hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap masih terbatasnya akses pendidikan dan literasi di wilayah tersebut. “Fokus pembelajaran yang kami berikan di sini adalah membaca, menulis, dan berhitung. Kehadiran program seperti ini tentu menjadi dukungan positif bagi anak-anak dalam menambah wawasan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh Pajak KPP Pratama Sorong, Wahyudi Darmawan Hardiansyah, mengatakan edukasi perpajakan saat ini tidak hanya ditujukan kepada wajib pajak, tetapi juga kepada calon wajib pajak. Karena itu, kegiatan serupa terus dilaksanakan di berbagai sekolah setiap tahunnya. “Kami ingin menyiapkan generasi muda yang mempunyai pemahaman pajak lebih awal. Dengan begitu, ketika nanti menjadi Wajib Pajak sudah memahami pentingnya pajak terhadap pembangunan, kehidupan berbangsa, dan pembiayaan negara,” ucap Wahyudi.

Selain penyampaian materi, kegiatan Tax Goes To School juga dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif dan berbagai mini games. Melalui metode tersebut, para peserta didik diajak belajar sambil bermain sehingga lebih mudah memahami konsep dasar perpajakan dan pentingnya kontribusi pajak bagi pembangunan negara.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....