Dana SPPG Terlambat, MBG di Beberapa Sekolah di Raja Ampat Setop sementara
- 11 Jun 2026 19:01 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Raja Ampat - Pemberian makan bergizi gratis atau MBG di sejumlah sekolah di Distrik Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, setop sementara. Hal ini terjadi karena ada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalami kehabisan dana operasional dan masih menunggu pencairan dari pusat.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Yapis Lukman El Hakim, Hartatik menerangkan MBG di sekolahnya mulai setop sementara sejak Rabu, 10 Juni hingga waktu yang belum dipastikan. Berdasarkan informasi dari pihak dapur, ada permasalahan keuangan yang perlu diselesaikan sehingga belum bisa memastikan kapan akan dimulai kembali pengiriman MBG ke sekolah.
Hal yang sama juga terjadi di SDN 2 Waisai. Menurut Kepala SDN 2 Waisai, Candra Arif operasional MBG di sekolahnya dihentikan sementara mulai 10 Juni. Pihak sekolah juga sudah menyampaikan kepada orang tua bahwa MBG setop sementara untuk jangka waktu yang belum bisa dipastikan.
"Informasi dari dapur SPPG sudah kami teruskan kepada orang tua siswa supaya bisa menyiapkan bekal anaknya karena untuk sementara MBG belum berjalan," katanya kepada RRI, Rabu, 10 Juni 2026.
Candra mengaku sudah mengonfirmasi kepada dapur SPPG 03 terkait penyebab MBG disetop sementara. Pihak dapur menyebutkan bahwa ada kendala pencairan dana operasional dari pusat dan hingga saat ini masih menunggu angggaran masuk. Dapur akan kembali beroperasi setelah dana operasiomal dari pusat cair.
Dapur SPPG 01 juga sempat mengalami keterlambatan pencairan dana operasional sehingga kegiatan MBG dihentikan selama dua hari. Pengelola SPPG 01, Rugaya Alhamid mengatakan bahwa pihaknya mengalami kekosongan dana dalam virtual account (VA) sehingga aktivitas dapur terpaksa disetop sementara.
Kendala pencairan dana operasional tidak terjadi pada dapur SPPG 02 sehingga tetap beroperasi dan melayani MBG di enam sekolah yang ada di Distrik Waisai Kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....