Petugas Damkar dan Warga di Raja Ampat Ikuti Pelatihan Penanggulangan Kebakaran
- 11 Jun 2026 12:11 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Raja Ampat - Dinas Kebakaran, Penyelamatan dan Satpol PP Provinsi Papua Barat Daya mengadakan pelatihan dan sosialiasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (BP4D) Kabupaten Raja Ampat, Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti 30 peserta yang merupakan petugas Damkar dan perwakilan masyarakat di Raja Ampat.
Ketua Panitia Pelatihan, Benyamin Baru menerangkan bahwa pelatihan yang digelar selama satu hari ini akan diisi dengan pemaparan materi dan simulasi pemadaman api oleh petugas Damkar dari Bandara Domine Eduard Osok (DEO). Kegiatan pelatihan ini tidak hanya melibatkan petugas Damkar tapi juga masyarakat umum karena penanggulangan kebakaran memerlukan kontribusi banyak pihak. Penanggulangan kebakaran harus melibatkan semua sektor supaya efektif, termasuk pihak swasta dan masyarakat.
Menurut Benyamin, pelatihan penanggulangan kebakaran bagi aparatur Damkar merupakan upaya penting dalam menghadapi musibah kebakaran. "Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran sehingga bisa meminimalisasi dampak yang timbul," kata dia.
Ia meminta para peserta pelatihan dapat memahami cara pengendalian dan respons cepat dalam menghadapi kebakaran. Melalui kegiatan ini juga dapat meningkatkan koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan dalam menghadapi kebakaran yang terjadi.
Wakil Bupati Raja Ampat Mansyur Syahdan mengatakan wilayah Kabupaten Raja Ampat Daerah yang kepulauan memilki tantangan sendiri dalam menghadapi kebakaran. Dalam pelatihan ini bisa dibahas dan dirumuskan strategi yang tepat saat menghadapi musibah kebakaran di wilayah-wilayah di luar pusat pemerintahan Raja Ampat.
Mansyur mengingatkan bahwa pencegahan lebih penting dari penanggulangan saat musibah kebakaran terjadi. Pencegahan ini menjadi tanggung jawab bersama melibatkan masyarakat untuk menekan angka kebakaran. Untuk itu perlu dibangun sistem pencegahan dan penanganan kebakaran yang lebih responsif.
"Kebakaran merupakan salah satu bencana yang kerap menimbulkan kerugian besar, baik berupa korban jiwa, kerusakan harta benda, maupun dampak sosial-ekonomi yang berkepanjangan. Oleh karena itu, upaya pencegahan jauh lebih penting dan efektif dibandingkan penanggulangan setelah kebakaran terjadi. Kesadaran, kedisiplinan, dan kewaspadaan setiap individu dalam kehidupan sehari-hari, adalah kunci utama dalam menekan angka kejadian kebakaran," ujar Wabup.
Narasumner dalam pelatihan bagi petugas Damkar adalah Kepala Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran Bandara Internasional DEO Sorong, Frangky Rumaseb.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....