SMP Negeri 1 Teminabuan Tamatkan 168 Siswa

  • 04 Jun 2026 17:18 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya menamatkan 168 siswa kelas IX tahun ajaran 2025-2026. Kegiatan pengamatan tersebut dipusatkan di halaman sekolah, Selasa, 2 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sorong Selatan, Yohan Bodory mengatakan, hasil kelulusan di jenjang pendidikan SMP merupakan keberhasilan bagi siswa-siswi dengan kerja keras, tekun, disiplin serta dukungan dari orang tua dan para guru yang telah mendidik dengan penuh kasih.

"Pada orang tua dan wali murid, saya sampaikan terima kasih atas pengorbanan, perhatian dan dukungan yang telah diberikan kepada putra-putri tercinta kita. Peran keluarga merupakan pondasi utama membentuk karakter dan keberhasilan anak-anak kita," kata Wakil Bupati.

Menurut Yohan, kelulusan bukanlah akhir perjuangan pendidikan, namun awal dari langkah yang lebih besar menuju masa depan. Anak-anak akan dihadapkan dengan perkembangan dunia yang semakin pesat dan penuh tantangan, untuk itu perlu mempersiapkan diri menjadi generasi cerdas, berintegritas dan disiplin. "Tetaplah menjujung tinggi nilai-nilai budaya serta kearifan lokal yang kita miliki, jauhi berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, minum keras dan tindakan yang bertentangan dengan norma hukum, agama dan sosial," ujarnya

Pemerintah Sorong Selatan terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan sebagai investasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter dan mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah. "Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih gemilang, teruslah bermimpi, teruslah belajar dan teruslah bekerja untuk keluarga, masyarakat dan Kabupaten Sorong Selatan yang kita cintai," ucap Yohan Bodory.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Teminabuan, H Dani Lut menyampaikan, siswa-siswi kelas IX berjumlah 169 orang, sementara yang mengikuti ujian sebanyak 168 orang dan dinyatakan lulus. "Jumlah siswa 169 orang, yang mengikuti ujian dan dinyatakan lulus sebanyak 168 orang. Maka lulusan tahun ini 99,9 persen, perlu kami sampaikan yang satu tidak lulus ini dia meninggalkan sekolah dan tidak mengikuti ujian," kata Dani Lut.

Dani melanjutkan, pihak sekolah sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memanggil siswa yang dimaksud mengikuti ujian, namun anak tersebut tidak pernah ditemukan. Dani berharap, para orang tua tetap memberikan dukungan dan perhatian penuh kepada anak-anaknya untuk mewujudkan cita-cita. "Saya sudah meminta wali kelasnya mencari selama satu minggu tapi tidak kunjung ketemu, saya ingin tahun ini lulus 100 persen tapi yang satu orang ini kami tidak tau alasannya apa sampai meninggalkan sekolah," ucap Dani.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....