Pemerintah Tetapkan Imunisasi Sebagai Program Prioritas
- 04 Jun 2026 11:25 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID,Sorong- Memasuki hari kedua Dinas Kesehatan Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya bersama Unicef kembali melaksanakan Pertemuan Koordinasi Pokja Gerakan ‘Bersatu Lengkapi Imunisasi Anak’ (Berlian), pembawa materi Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Sorong Ibu Jenny Isir dan dihadiri oleh OPD dan Organisasi Profesi, berlangsung di Vega Hotel Kota Sorong Papua Barat Daya, Kamis 4 Juni 2026.
Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Sorong, Maria Ohoitimur pada sambutannya menyampaikan bahwa Imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan masyarakat yang terbukti paling efektif dalam mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I), yang dapat menyebabkan kecacatan, kesakitan, bahkan kematian pada anak-anak.
"Untuk itu pemerintah telah menetapkan program imunisasi sebagai program prioritas untuk mencapai cakupan yang tinggi dan merata di seluruh wilayah,"jelasnya.
Uanjut Maria, gerakan ini selain hadir sebagai respons terhadap tantangan tersebut dan gerakan ini merupakan inisiatif bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam program imunisasi.
"Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan kegiatan ini, guna meningkatkan cakupan imunisasi rutin lengkap yang ada di Kota Sorong,"katanya.
Sementara itu dr. Husni Muttaqin selaku mengatakan Perwakilan Unicef Tanah Papua, dr.Husni Muttaqin mengatakan dihari kedua ini adalah untuk menindak lanjuti Gerakan Berlian yang tujuannya bukan sekedar pada anak saja yang dilengkapi imunisasi.
"Sebetulnya tujuannya bukan cuma anak yang dilengkapi, dimana kita punya imunisasi sekarang itu adalah imunisasi boleh dibilang mengikuti siklus hidup," tuturnya
Sebelumnya kata Husni, hanya ada dua jenis vaksin yang dikenal dulu, namun sekarang imunisasi itu terus bertambah dari waktu ke waktu dan sudah ada 20 jenis vaksin hadir diseluruh dunia, terdapat 14 yang sudah digratiskan oleh Kementerian Kesehatan.
"Kita sebenarnya sangat beruntung, karena vaksin ini bukan sesuatu yang harganya murah beberapa waktu yang lalu kementerian kesehatan baru menyelesaikan apa yang disebut NIS (national information strategi) atau strategi imunisasi nasional dan itu termasuk posting atau pembiayaan untuk program imunisasi sendiri,"imbuhnya.
Husni menambahkan jika tujuan dari imunisasi adalah mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Berlian yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Sorong, Irianti menambahkan,kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan koordinasi dan sinergiantar lintas sektor dalam pelaksanaan gerakan berlian untuk meningkatkan cakupan imunisasi rutin lengkap di kota Sorong.
"Sedang tujuan khususnya setiap unsur, peserta dapat memahami peran dan fungsinya dalam kegiatan ini, selain itu peserta dapat melaporkan dan memperbaharui atau update kemajuan kegiatan imunisasi yang telah berjalan di wilayah institusi masing-masing," tutupnya.
Pada kegiatan tersebut turut hadir Ketua IDAI Papua Barat dr. Sri Riyanti, para Kepala OPD Kota Sorong, kepala Distrik dan Perwakilan Poltekes Kemenkes sorong, Stikes Papua dan Organisasi Profesi
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....