Miliki Potensi Besar, Robert Kardinal Ajak Masyarakat Jaga Hutan Papua Barat Daya

  • 04 Jun 2026 04:34 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Papua Barat Daya, Robert Joppy Kardinal mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian hutan Papua yang dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi lingkungan maupun manfaat ekonomi bagi masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Robert saat menggelar sosialisasi peningkatan peran serta masyarakat dalam pencegahan kerusakan hutan yang berlangsung di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kota Sorong, Rabu 3 Juni 2026.

Menurut Robert, keberadaan hutan yang masih terjaga menjadi aset penting bagi Papua Barat Daya. Karena itu, keterlibatan masyarakat adat dan pemilik hak ulayat sangat diperlukan untuk mencegah kerusakan hutan, termasuk praktik pembalakan liar. Ia mengapresiasi masyarakat yang selama ini tetap berkomitmen menjaga kawasan hutan. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam menjadi modal utama dalam upaya pelestarian lingkungan. “Masyarakat di sini memahami pentingnya menjaga hutan. Ada semboyan yang sangat baik, yaitu ko jaga hutan, hutan jaga ko. Ini menunjukkan adanya kesadaran bahwa kelestarian hutan akan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat,” ujar Robert.

Robert menilai kawasan hutan di wilayah Papua Barat Daya memiliki keunikan yang tidak banyak ditemukan di daerah lain di Indonesia. Keberadaan pohon-pohon besar yang masih berdiri kokoh serta habitat satwa yang tetap terjaga menunjukkan tingginya nilai konservasi kawasan tersebut. Selain berfungsi menjaga keseimbangan lingkungan, Robert mengatakan hutan juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Namun, pemanfaatan tersebut harus dilakukan sesuai aturan dan tetap mengedepankan aspek pelestarian.

Untuk itu, ia mendorong agar hasil hutan yang diproduksi masyarakat dapat diolah terlebih dahulu di Papua Barat Daya sebelum dipasarkan ke luar daerah. Langkah tersebut dinilai mampu memberikan nilai tambah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat. “Kalau kayu log atau square log langsung ke luar daerah, yang mendapatkan manfaat ekonomi justru daerah lain. Akan lebih baik jika pengolahan dilakukan di Sorong sehingga membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.

Robert berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap pengembangan industri pengolahan hasil hutan agar manfaat ekonomi dari sektor kehutanan semakin dirasakan masyarakat. Ia juga mendukung upaya penguatan pengawasan terhadap peredaran kayu ilegal melalui kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, pelestarian hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus berjalan beriringan sehingga potensi besar yang dimiliki hutan Papua dapat terus dinikmati oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....