Pemprov Gelar Pendataan dan Pembinaan Pengurus Koperasi Mandiri OAP

  • 03 Jun 2026 17:48 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecel dan Menengah (UMKM), Provinsi Papua Barat Daya, menggelar kegiatan Pendataan dan Pembinaan Koperasi Mandiri Orang Asli Papua (OAP) yang berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 Juni 2026 di Hotel ACC Aimas, Kabupaten Sorong.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang merupakan pengurus koperasi Mandiri se-Kabupaten/Kota di Papua Barat Daya.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi sekaligus memperoleh data akurat mengenai kondisi koperasi yang masih aktif, pasif, maupun sehat sebagai dasar penyusunan program dan kegiatan pembangunan koperasi ke depan.

Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Viktor Solossa, mengatakan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai badan usaha, tetapi juga menjadi wadah gotong royong yang menempatkan anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna layanan.

“Melalui koperasi yang sehat dan profesional, kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas lapangan kerja, serta menekan ketimpangan ekonomi,” ujarnya saat membuka kegiatan, Rabu 3 Juni 2026.

Dirinya berharap kegiatan pendataan dan pembinaan ini mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai tata kelola koperasi yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip perkoperasian.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Papua Barat Daya, Sellvyana Sangkek menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang prinsip dan tata kelola koperasi yang baik, membekali pengurus dengan kemampuan menyusun laporan keuangan dan program kerja, serta mendorong koperasi agar lebih profesional, mandiri, dan kompetitif.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh serta menerapkan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan koperasi masing-masing.

“Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama di kampung-kampung yang menjadi tulang punggung pembangunan daerah. Melalui pembinaan ini, kita berharap lahir koperasi-koperasi yang kuat, mandiri, sehat, maju, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kualitas sumber daya manusia pengurus Koperasi Mandiri OAP semakin meningkat sehingga mampu mendorong pertumbuhan dan perkembangan koperasi sebagai salah satu instrumen penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat Papua Barat Daya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....