Belajar Toleransi dan Pancasila, Datanglah ke Papua

  • 01 Jun 2026 19:44 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Papua merupakan contoh nyata bagaimana keberagaman dapat menjadi kekuatan yang mempersatukan masyarakat, seusai dengan makna dari Pancasila. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat Daya, Ortis Fernando Sagrim, usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin 1 Mei 2026.

Ortis Sagrim mengatakan, Papua tidak hanya dihuni oleh masyarakat asli Papua, tetapi juga berbagai suku, agama, dan budaya dari seluruh Indonesia yang hidup berdampingan secara harmonis. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa semangat persatuan dalam keberagaman sebagaimana terkandung dalam nilai-nilai Pancasila telah diterapkan dengan baik. "Kalau ingin belajar tentang toleransi, datanglah ke Papua. Di sini berbagai suku, agama, dan budaya hidup bersama dalam suasana saling menghormati dan menghargai," ujarnya.

Menurutnya, Indonesia yang sesungguhnya dapat dilihat di Papua. Keberagaman masyarakat yang ada tidak menjadi penghalang untuk hidup rukun, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun persatuan. Sebagai wakil rakyat, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai Pancasila tetap menjadi dasar ideologi bangsa yang telah diajarkan sejak pendidikan dasar hingga perguruan tinggi dan terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Bahkan dalam satu keluarga bisa terdapat anggota keluarga yang menganut agama berbeda, tetapi tetap hidup rukun dan saling menghormati. Itulah kekuatan Papua yang harus terus dijaga," katanya. Ia berharap semangat toleransi, persaudaraan, dan persatuan yang selama ini terpelihara di Papua Barat Daya dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia sekaligus diwariskan kepada generasi muda sebagai implementasi nyata nilai-nilai Pancasila.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....