Ketua HAKLI: Sampah Harus Diubah Menjadi Berkah dan Kekuatan Ekonomi Masyarakat
- 01 Jun 2026 19:41 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Arif Sumantri, menegaskan persoalan sanitasi dan sampah tidak boleh lagi dipandang semata sebagai masalah lingkungan, melainkan harus dilihat sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan ekonomi sirkular.
Hal ini dikatakan, dalam sambutannya pada kegiatan gerakan nasional pemberantasan tuberkulosis berbasis komunitas melalui higiene sanitasi dan akselerasi quality control SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis di Kota Sorong, 29 Mei 2026. Arif Sumantri menyampaikan bahwa keberhasilan program pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku masyarakat.
Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat tidak dapat dilakukan dengan cara menggurui atau sekadar memberikan bantuan sesaat. Yang lebih penting adalah memberikan edukasi, informasi, dan kesempatan agar masyarakat mampu mandiri dan berdaya. "Jangan hanya memberikan ikan, karena ikan akan habis. Berikan kemampuan dan pengetahuan agar masyarakat dapat berdiri di atas kekuatannya sendiri. Edukasi dan informasi adalah modal utama untuk menciptakan kemandirian," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sampah yang selama ini dianggap sebagai persoalan dapat diubah menjadi sumber ekonomi baru apabila dikelola dengan baik. Berbagai potensi seperti pengolahan kompos, biogas, daur ulang, hingga pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomi dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat. "Kalau hari ini kita melihat sampah sebagai masalah, maka ke depan sampah harus menjadi berkah. Jangan dibuang begitu saja, tetapi jadikan sebagai sumber nilai ekonomi yang memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.
Ketua HAKLI juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap program sanitasi. Menurutnya, perubahan perilaku akan lebih mudah terjadi apabila masyarakat melihat manfaat ekonomi yang nyata dari program yang dijalankan. Dirinya mengajak seluruh pemerintah daerah, organisasi profesi, dan masyarakat untuk membangun kolaborasi dalam mewujudkan sanitasi yang berkelanjutan. Sanitasi tidak hanya berkaitan dengan kesehatan lingkungan, tetapi juga menyangkut aspek sosial, ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....