Pemkab Raja Ampat Dukung Retribusi Mooring Buoy Demi Pariwisata Berkelanjutan

  • 31 Mei 2026 19:05 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mendukung penuh adanya retribusi mooring buoy bagi kapal-kapal live on board (LOB) yang masuk wilayah perairan Raja Ampat. Keberadaan mooring buoy atau tambat apung kapal ini untuk menjaga kelestarian terumbu karang di Raja Ampat.

Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam mengatakan bahwa pihaknya sangat setuju adanya retribusi mooring buoy sebagai salah satu upaya untuk menjaga daerah konservasi perairan Raja Ampat. "Dengan adanya tempat labuh ini maka kapal-kapal wisata, baik LOB atau pinisi tidak lagi membuang jangkar sembarangan," kata Bupati.

Menurut Bupati, kapal-kapap wisata nantinya bisa mengikat tali di mooring buoy yang sudah dipasang di beberapa titik di perairan Raja Ampat. Selama ini, ada kapal-kapal yang sengaja membuang jangkar sembarangan sehingga terumbu karang menjadi rusak.

Orideko berharap dengan adanya tambat apung semakin membuat pariwisata Raja Ampat berkelajutan dan ekosistem yang ada tetap lestari untuk dinikmati generasi selanjutnya. Kekayaan alam yang ada di Raja Ampat bukan hanya milik warga lokal semata tapi juga milik bangsa Indonesia dan dunia.

Bupati terus mengajak agar semua pihak peduli serta menjaga kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang ada di kabupaten yang dijuluki surga terakhir di bumi ini. Saat ini jumlah mooring buoy di wilayah perairan Raja Ampat sebanyak 12 unit yang tersebar di kawasan Pam Friwen, dan Misool.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....