Rev. Henry Hinn Sebut Papua Barat Daya Diberkati Punya Pemimpin Rendah Hati

  • 29 Mei 2026 04:28 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pengkhotbah internasional, Rev. Henry Hinn, menyampaikan kekaguman dan apresiasinya terhadap Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, saat memimpin KKR Oikumene bertema “Persatuan dan Pemulihan Hidup” di kawasan SMC Reklamasi Pantai Kota Sorong, Kamis 28 Mei 2026.

Di hadapan ribuan jemaat, Rev. Henry Hinn mengaku tersentuh dengan sikap rendah hati Elisa Kambu sejak pertama kali bertemu melalui video call hingga hadir langsung di Papua Barat Daya. Ia menilai Elisa bukan sekadar pemimpin pemerintahan, tetapi juga seorang hamba Tuhan yang mengasihi masyarakat Papua.

“And I never forget how humble this man of God is. This is not just a governor, but he is a man of God that represents the people in Papua,” kata Rev. Henry Hinn.

(Dan saya tidak pernah lupa betapa rendah hatinya hamba Tuhan ini. Ini bukan sekadar seorang gubernur, tetapi dia juga adalah hamba Allah yang mewakili masyarakat Papua).

Menurutnya, selama melayani di banyak negara dan bertemu berbagai pemimpin dunia, dirinya belum pernah menerima penghormatan seperti yang diberikan Elisa Kambu beserta keluarganya.

“I met presidents and many leaders, but I never had any man treat me the way he treated me,” ujarnya. (Saya sudah bertemu banyak presiden dan pemimpin dunia, tetapi saya belum pernah diperlakukan seperti bagaimana beliau memperlakukan saya).

Rev. Henry Hinn juga memuji karakter Elisa Kambu sebagai pemimpin yang rendah hati, tidak egois, mencintai rakyat, dan mengutamakan Tuhan dalam kehidupannya.

“You’re blessed to have a man of God leading your island. Humble, unselfish, loves the people, and loves God more than anything,” katanya. (Kalian diberkati memiliki hamba Tuhan yang memimpin pulau ini. Rendah hati, tidak egois, mencintai masyarakat, dan mengasihi Tuhan lebih dari segala-galanya).

Dalam khotbahnya, Rev. Henry Hinn juga menyampaikan keyakinannya bahwa Roh Kudus sedang bekerja membawa kebangunan rohani di Tanah Papua. Ia mengajak seluruh jemaat untuk menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan Yesus.

“Because the Holy Spirit wants to bring revival to Papua. We have to surrender our lives to Jesus,” ucapnya. (Karena Roh Kudus ingin membawa kebangunan rohani di Papua. Kita harus menyerahkan hidup kita kepada Yesus).

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....