Dihadiri Rev. Henry Hinn, Ribuan Jemaat Bersatu dalam KKR Oikumene di Kota Sorong

  • 29 Mei 2026 04:14 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Ribuan umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja memadati kawasan SMC Reklamasi Pantai Kota Sorong dalam kegiatan KKR Oikumene bertajuk “Persatuan dan Pemulihan Hidup”, Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan rohani yang menghadirkan pengkhotbah internasional, Rev. Henry Hinn, berlangsung penuh sukacita dan kebersamaan lintas gereja di Papua Barat Daya.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan sambutan Gubernur Papua Barat Daya sekaligus Ketua Panitia, Elisa Kambu. Setelah itu pujian dan penyembahan dipimpin oleh Pdt. Edison Komigi dari GKI sebelum dilanjutkan penyampaian firman Tuhan oleh Rev. Henry Hinn. Panitia juga menyiapkan pengundian doorprize perjalanan rohani ke Israel bagi peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Elisa Kambu mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran Rev. Henry Hinn di Papua Barat Daya. Menurutnya, momentum tersebut bukan sebuah kebetulan, melainkan jawaban atas doa dan kerinduan umat Tuhan di daerah itu. “Saya terlalu percaya bahwa kesempatan ini bukan terjadi kebetulan. Ini terjadi karena kebutuhan kita, karena doa kita, karena kerinduan hati kita, dan doa itu hari ini terjadi,” ujar Elisa di hadapan ribuan jemaat.

Ia juga menyebut cuaca cerah yang menyertai pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari penyertaan Tuhan. Elisa mengajak seluruh jemaat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersatu hati dan memuliakan Tuhan bersama-sama.

Selain itu, Elisa menyampaikan apresiasi kepada seluruh gereja, pimpinan jemaat, dan umat yang telah mendukung terselenggaranya KKR Oikumene tersebut. Ia menilai kegiatan itu dapat terlaksana karena adanya kebersamaan dan dukungan seluruh elemen gereja di Papua Barat Daya.

“Terima kasih untuk semua gereja, semua pimpinan jemaat, semua umat Tuhan yang sudah berdoa, menopang, dan mengambil bagian sehingga acara ini bisa terlaksana hari ini,” katanya.

Dalam suasana yang penuh semangat, Elisa juga mengingatkan jemaat agar tidak menyia-nyiakan kesempatan mengikuti ibadah kebangunan rohani tersebut. Ia menekankan pentingnya disiplin waktu dan kesungguhan dalam mencari Tuhan.

“Kalau kamu tidak sibuk dengan Tuhan, Tuhan juga tidak sibuk dengan kamu. Jangan bangga karena jabatan atau kedudukan, tapi banggalah kalau kita jadi anak-anak Allah,” ucap Elisa yang disambut tepuk tangan jemaat.

KKR Oikumene “Persatuan dan Pemulihan Hidup” menjadi momentum kebersamaan umat Kristiani di Papua Barat Daya sekaligus ajakan untuk memperkuat iman, persatuan, dan pemulihan kehidupan rohani masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....