Buka Muscab, Bupati Raja Ampat Sebut Pramuka Sekolah Kehidupan Anak Muda

  • 26 Mei 2026 12:59 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Gerakan Pramuka 3504 Raja Ampat mengadakan Musyawarah Kwartir Cabang di Aula Dinas Pendidikan, kompleks Kantor Bupati, Selasa, 26 Mei 2026. Musyawarah Cabang ini dibuka langsung oleh Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam.

Dalam arahannya, Bupati Orideko menilai Pramuka bukan sekadar ekstrakurikuler tapi menjadi sekolah kehidupan sebagai wadah bagi generasi muda untuk ditempa menjadi pribadi disiplin, mandiri, serta memiliki jiwa sosial, dan mencintai tanah air sepenuh hati. Nilai Dasa Darma dan Trisatya yang ada di Pramuka bukan hanya hafalan tapi sebagai kompas moral yang membimbing setiap anggota Pramuka.

Menurut Bupati, Kabupaten Raja Ampat memiliki tantangan geografis yang nyata, tapi kondisi ini justru membuat Pramuka menemukan panggilan sesungguhnya agar bisa menjangkau setiap pulau, setiap kampung, dan setiap anak muda yang butuh pendampingan dan pembinaan. Semangat Pramuka dan kondisi geografis Raja Ampat menjadi perpaduan yang diharapkan bisa melahirkan kader bangsa yang tangguh.

Orideko mendorong agar kegiatan Pramuka ke depan lebih relevan sesuai kondisi zaman, lebih menarik bagi anak muda, dan lebih bermanfaat untuk masyarakat. Pihaknya berharap dalam Muscab dapat terpilih kepemimpinan yang bertanggung jawab, rendah hati, dan berdedikasi tinggi. "Organisasi yang sehat lahir dari kerja tim yang solid, berkomitmen kuat, dan tidak goyah dalam mewujudkan tujuan mulia," kata dia.

Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berkomitmen untuk mendukung pengembangan gerakan Pramuka. Pemerintah percaya bahwa investasi terbaik sebuah daerah adalah pada generasi muda, dan Pramuka adalah wadah terbaik untuk mewujdukan hal tersebut.

Ketua Panitia Musyawarah Kwartir Cabang, Muhammad Yudi Firstson mengatakan Muscab digelar untuk memilih ketua dan pengurus Kwartir Cabang Raja Ampat periode 2026-2030. Dalam Muscab ini juga akan dilakukan penyusunan program kerja untuk 4 tahun ke depan.

Yudi menjelaskan Muscab kali ini hanya diikuti oleh sebanyak 9 Gugus Depan (Gudep) Pramuka yang ada di Distrik Kota Waisai. Keterbatasan peserta Muscab ini karena mempertimbangkan waktu yang mendesak sehingga hanya melibatkan Gudep yang ada di Waisai Kota saja.

"Kami sampaikan terima kasih atas dukungan Bupati dan Ibu serta pengurus Pramuka yang terlibat sehingga Muscab bisa terlaksana dengan baik," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....