RJK Nilai Papua Berpotensi Jadi Lumbung Tuna Terbesar di Indonesia Timur

  • 25 Mei 2026 07:26 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Anggota Komisi IV DPR RI asal Papua Barat Daya, Robert J. Kardinal optimistis Papua dapat kembali menjadi pusat produksi tuna terbesar di kawasan timur Indonesia melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Menurut Robert, Papua memiliki sumber daya perikanan yang sangat besar, khususnya di wilayah Raja Ampat, Teluk Wondama, Biak Numfor, dan Supiori yang dikenal sebagai sentra tuna sirip kuning atau yellowfin tuna.

Ia menilai potensi tersebut selama ini belum dikelola secara maksimal, padahal wilayah perairan Papua memiliki kekayaan laut melimpah mulai dari tuna, cakalang, kerapu, rumput laut hingga teripang. “Papua punya laut yang kaya, punya sejarah industri perikanan, dan punya posisi strategis di Pasifik. Kalau tiga titik ini dibangun Kampung Nelayan Merah Putih, saya yakin Papua bisa kembali menjadi lumbung tuna terbesar di kawasan timur Indonesia,” ujar Robert dalam keterangan tertulisnya, Minggu 24 Mei 2026.

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, pembangunan KNMP dinilai dapat memperkuat ekosistem perikanan dari hulu hingga hilir, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor perikanan. Robert juga menyinggung kejayaan industri perikanan Papua pada masa lalu melalui perusahaan seperti PT Biak Mina Jaya, PT Usaha Mina hingga PT West Irian Fisheries (WIF) yang pernah mengekspor hasil laut Papua ke Jepang dan menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Menurutnya, keberhasilan industri perikanan di masa lalu menjadi bukti bahwa Papua memiliki peluang besar untuk kembali menjadi kekuatan industri tuna nasional apabila mendapat dukungan pembangunan yang serius dari pemerintah pusat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....