Roh Kudus Hadir Sebagai Penolong dan Pulihkan Kehidupan Umat Tuhan

  • 24 Mei 2026 12:34 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Peringatan Hari Pentakosta ditandai dengan ibadah di Gereja GKI Bukit Sion Klawasi, Kota Sorong Papua Barat Daya, pada hari Minggu, 24 Mei 2026. Ibadah yang berlangsung tersebut dipimpin oleh Pendeta Marice Dimara Baray.

Pembacaan Firman Tuhan terambil dari Kitab Yehezkiel 36:1-38, yang menjelaskan tentang Yehezkiel sebagai seorang nabi dan perantara Allah bagi umat Israel, membawa kabar sukacita, dimana keadaan Israel ketika itu diperhadapkan dengan situasi menyedihkan karena tanah mereka dirampas, bait Allah dihancurkan, umat Israel ditindas. Pembacaan dari kitab Nabi Yehezkiel merupakan puncak pemulihan Allah bagi Israel.

Pendeta Marice dalam kotbahnya menyampaikan, bahwa hari ini kita beribadah bukan karena hari Minggu atau Pentakosta pertama serta ada curahan Roh Kudus yang terjadi, artinya ada kegerakan Ro Kudus dalam hati dan kehidupan kita, sehingga apapun yang terjadi ada kerinduan untuk datang beribadah serta bersekutu dengan Tuhan.

" Pada ayat ketiga hingga ketujuh, Tuhan menyatakan penderitaan Israel telah Ia lihat, bangsa lain mengolok nama Tuhan dan ini adalah penghinaan kepada Allah. Ayat 21 Allah tidak ingin namaNya dinodai dan dinajiskan oleh perbuatan dosa manusia, sehingga dalam kehidupan ingatlah ada kasih dan perlindungan Tuhan kepada setiap kita, Allah berpaling pada janji yang manis. Mereka yang tadinya dalam kepahitan, tetapi hari ini ada sukacita, seperti alunan lagu yang manis terdengar demi kemuliaan nama Tuhan. Allah jujur tentang dosa Israel, Israel dihukum karena dosa, dikatakan bahwa hati yang membatu, keras, diganti dengan hati yang lembut. Allah menegaskan janjiNya, tentang hubungannya dengan Israel yang dipulihkan," jelasnya.

Pendeta Marice juga mengatakan bahwa hal menarik setelah janji anugerah Tuhan yang luar biasa, tetapi mengingatkan umat Israel akan dosa yang dibuat, sehingga menyadari serta bertobat dan memiliki hati yang dibaharui, karena kasih setia Tuhan sehingga hubungan yang baru dengan Allah dipulihkan. Hubungan dengan sesama yang rusak karena dosa, ketika menghadapi situasi yang buruk, kita diingatkan bahwa Allah mengatakan bahwa ia punya kendali untuk bertindak, Ia peduli, Ia bertindak karena namaNya yang kudus.

Kita diselamatkan karena Allah setia pada janjiNya. Perjalanan kehidupan membuat kita terus belajar sehingga benar-benar hidup dalam keselamatan Allah. Turut menjaga pemberian Allah sehingga kehidupan kita tidak sia-sia, saat mengikuti perintah Allah setiap hari. Roh Kudus menolong, menjaga, melindungi, menuntun, memberkati seluruh umatNya dengan sukacita dan damai sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....