Pemprov Papua Barat Daya dan Maxim Gelar Kompetisi Bahasa Inggris untuk Pelajar
- 12 Mei 2026 11:45 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Perusahaan transportasi online Maxim bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggelar kompetisi cerdas cermat bahasa Inggris bertajuk “Maxim Quiz: English Brain Game” di Auditorium BPVP Sorong, Kota Sorong, Selasa 12 Mei 2026.
Ajang edukatif tersebut diikuti sekitar 80 pelajar dari 18 SMA/SMK sederajat di Kota Sorong yang terbagi dalam 42 tim. Kompetisi berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang saling beradu cepat menjawab pertanyaan pengetahuan umum dan bahasa Inggris.
Kegiatan ini menjadi kali pertama digelar di tanah Papua setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Denpasar, Makassar, dan Ambon.
Head of Subdivision Maxim Sorong, Fandi Usman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda di Papua Barat Daya.
“Kompetisi ini kami hadirkan untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan rasa percaya diri siswa melalui perlombaan yang interaktif dan menyenangkan,” ujar Fandi.
Ia menjelaskan, selain menguji kemampuan akademik, para peserta juga dilatih untuk berpikir kritis dan menyampaikan jawaban secara terstruktur di hadapan dewan juri.
Menurutnya, Maxim berencana terus menghadirkan kegiatan serupa di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota lain di Papua, sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Kami berharap semakin banyak pelajar dapat mengembangkan potensi dan membangun semangat berprestasi melalui kegiatan edukatif seperti ini,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau memberikan apresiasi kepada penyelenggara atas terselenggaranya kompetisi yang dinilai mampu menjadi wadah pengembangan kemampuan generasi muda, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris.
“Di era globalisasi dan perkembangan teknologi saat ini, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan,” kata Nausrau.
Ia menilai penguasaan bahasa Inggris sangat penting karena membuka akses terhadap ilmu pengetahuan, pendidikan, teknologi, komunikasi hingga peluang kerja di tingkat nasional maupun internasional.
Ahmad Nausrau juga mengingatkan para peserta bahwa kompetisi bukan hanya soal meraih kemenangan, tetapi juga melatih keberanian tampil, kemampuan berpikir cepat, serta membangun rasa percaya diri.
“Saya berharap kegiatan ini dapat mengasah kemampuan speaking, listening, reading, dan vocabulary para peserta agar terus berkembang,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....