Gubernur PBD Elisa Kambu Minta Dana Otsus Tidak Dikunci Persentase
- 12 Mei 2026 09:55 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Mimika, Sorong - Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, meminta pemerintah pusat memberikan fleksibilitas lebih besar dalam penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) di Tanah Papua.
Hal tersebut disampaikan dalam yang bertajuk Forum Koordinasi Stategis Percepatan Pembangunan Papua Penguatan Implementasi Kebijakan Otsus Papua dalam rangka mewujudkan Papua yang lebih sejahtera
Kegiatan yang digelar di Hotel Horison Diana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Senin 11 hingga 12 Mei 2026 ini menghadirkan kementerian dan lembaga, gubernur, DPRD, serta para pemangku kebijakan strategis untuk membahas arah pembangunan Papua ke depan.
Dalam penyampaiannya, Elisa menegaskan pemerintah daerah sebenarnya setuju dengan konsep mandatory spending untuk sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Namun, ia menilai penggunaan anggaran tidak seharusnya dikunci dengan angka persentase tertentu.
“Kami tetap setuju mandatory. Tapi mandatory tidak boleh dikunci dengan angka,” kata Elisa.
Menurutnya, setiap daerah memiliki kebutuhan mendesak yang berbeda sehingga pemerintah daerah perlu diberikan ruang untuk menentukan prioritas penggunaan anggaran.
“Beri fleksibilitas untuk kita di daerah supaya bisa menyesuaikan dengan kebutuhan yang paling mendesak,” ujarnya.
Elisa mencontohkan, jika dana Otsus terus dikunci dengan ketentuan seperti 30 persen atau 50 persen untuk sektor tertentu, maka penggunaan anggaran hanya akan menjadi formalitas administratif tanpa hasil pembangunan yang nyata.
“Kalau mandatory ini dikunci dengan angka, maka anggaran itu habis saja, tidak ada yang kelihatan,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah sebenarnya tetap akan menggunakan dana Otsus untuk sektor prioritas, tetapi perlu keleluasaan dalam menentukan proporsi penggunaannya.
“Dana Otsus tetap dipakai untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Tapi jangan dikunci presentasenya, supaya hasilnya benar-benar bisa terlihat,” ucap Elisa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....