Wakapolda PB Pimpin Launching Penangkaran Benih Jagung Petani Milenial OAP

  • 08 Mei 2026 09:51 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID,Manokwari-Sorong- Polda Papua Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP) melalui launching program penangkaran benih dan penanaman jagung oleh petani milenial OAP di SP 5 Macuan, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Kamis 7 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Dr. Sulastiana diikuti PJU Polda Papua Barat, Para Mahasiswa, Serta para kelompok Tani di wilayah Papua Barat.

Polda Papua Barat menyerahkan bantuan benih jagung kepada kelompok tani serta penanaman perdana yang dilakukan bersama oleh jajaran Polda Papua Barat, Dinas Pertanian, mahasiswa, dan masyarakat petani setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Papua Barat turut memfasilitasi distribusi sekitar 3 ton benih jagung kepada 178 petani yang tergabung dalam delapan kelompok tani di wilayah Papua Barat, ditahap awal, lahan seluas 1,5 hektare disiapkan untuk penanaman jagung dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 5 ton.

Pada kesempatan itu Sulastiana menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam membangun kemandirian pertanian di Papua Barat sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda OAP di sektor pertanian modern.

Menurutnya, program penangkaran benih jagung lahir dari kondisi riil di lapangan, dimana Papua Barat masih menghadapi keterbatasan ketersediaan benih unggul dan sektor pertanian yang selama ini masih didominasi tenaga kerja dari luar Papua.

“Melalui kolaborasi antara Polda Papua Barat dan Dinas Pertanian, kami ingin mendorong keterlibatan aktif masyarakat, khususnya petani milenial OAP, agar mampu menjadi pelaku utama dalam pengembangan pertanian modern di Papua Barat,”ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyediakan lahan sehingga program penangkaran benih dan penanaman jagung dapat terlaksana dengan baik.

Lanjut Sulastiana, selain fokus pada peningkatan produksi, para petani juga didorong untuk memahami teknik budidaya, pengelolaan benih, hingga pengembangan pertanian berkelanjutan.

“Polda Papua Barat hadir sebagai fasilitator untuk membantu masyarakat, khususnya petani OAP, agar mendapatkan dukungan dan akses dalam pengembangan sektor pertanian,”ungkapnya.

Untuk itu dirinya berpesan kepada para petani milenial OAP agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

“Kita ingin melahirkan petani-petani muda OAP yang mampu menginspirasi, bukan hanya menanam jagung, tetapi juga menanam pengetahuan dan semangat membangun pertanian Papua Barat,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Gudug Kurniawan menyampaikan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

“Polda Papua Barat tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berupaya hadir di tengah masyarakat melalui program-program yang produktif dan bermanfaat. Program penangkaran benih jagung ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian petani OAP sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,”ujarnya.

Program penangkaran benih dan penanaman jagung ini diharapkan terus berkembang guna melahirkan petani yang mandiri, produktif, dan berdaya saing dalam mendukung ketahanan pangan di Papua Barat.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 20 mahasiswa, 11 kelompok tani di Distrik Masni, serta masyarakat OAP sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan pertanian daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....