MTQ Kabupaten Sorong, LPTQ Fokus Pembinaan Generasi Qurani

  • 03 Mei 2026 05:33 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Aimas - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 tingkat Kabupaten Sorong mendapat sambutan antusias dari para kepala distrik, guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), pondok pesantren, hingga para peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sorong.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Sorong, Ahmad Sutejo, menyampaikan bahwa tahun ini baru tujuh distrik yang dapat berpartisipasi penuh dalam pelaksanaan MTQ, yakni Distrik Aimas, Mariat, Mayamuk, Salawati, Moisegen, Segun, dan Distrik Klamono. “InsyaAllah tahun depan Distrik Seget dan Salawati Selatan juga bisa ikut serta dalam pelaksanaan MTQ,” ujarnya pada pembukaan MTQ di Gedung LPTQ Kabupaten Sorong, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ahmad Sutejo, mengapresiasi dukungan dan antusiasme para kepala distrik serta para guru TPQ, ustaz, dan pembina pondok pesantren yang dinilai sangat aktif dalam membina para peserta. “Antusias para peserta, terutama anak-anak yang mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran di masing-masing distrik, sangat luar biasa,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Quran, tetapi menjadi bagian dari pengembangan dan pembinaan generasi Qurani sebagaimana tujuan utama LPTQ Kabupaten Sorong. “Tahun ini kita mulai lebih fokus pada pengembangan dan pembinaan. MTQ bukan hanya lomba, tetapi juga proses pembinaan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa MTQ dilaksanakan dua tahun sekali, sedangkan pada tahun selingan akan digelar Seleksi Tilawatil Quran (STQ). Perbedaan keduanya terletak pada cabang lomba yang dipertandingkan. “Kalau MTQ semua cabang diperlombakan, sedangkan STQ hanya beberapa cabang karena merupakan agenda tingkat internasional,” ujarnya.

Selain menjadi ajang syiar Islam, MTQ juga disebut sebagai sarana evaluasi bagi guru ngaji, madrasah diniyah, serta pondok pesantren dalam membina para santri. “Ukuran keberhasilan pembinaan dapat dilihat dari sejauh mana anak didik mampu tampil dan bersaing dalam MTQ,” katanya.

Dalam pelaksanaan MTQ tahun ini, sejumlah cabang mulai menunjukkan perkembangan positif, termasuk cabang tafsir Al-Quran dan khattil Quran yang mulai diminati peserta.

Ahmad Sutejo berharap para peserta dari Kabupaten Sorong nantinya mampu membawa nama daerah hingga tingkat Provinsi Papua Barat Daya bahkan ke tingkat nasional. “Harapan kami paling tidak 50 persen peserta dari Kabupaten Sorong bisa menembus tingkat provinsi dan selanjutnya ke tingkat nasional,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....