FGD May Day Kondusif, Buruh dan Pemerintah Bahas Ketenagakerjaan Bersama Polda PBD
- 02 Mei 2026 13:50 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Seminar Focus Group Discussion (FGD) gabungan serikat buruh dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Ballroom Hotel Belagri Airport, Kota Sorong, Jumat, 1 Mei 2026, berlangsung aman dan tertib.
Kegiatan tersebut mempertemukan unsur buruh, pemerintah daerah, BPJS, hingga jajaran Kepolisian Daerah Papua Barat Daya dalam satu forum dialog yang membahas berbagai isu ketenagakerjaan di Papua Barat Daya.
Forum ini dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Barat Daya, Suroso, S.IP., M.A., Kepala BPS Papua Barat Daya, Ir. Merry M.P., Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Iguh Bimantoroyudo, Dirintelkam Polda Papua Barat Daya, Komisaris Besar Polisi Angling Guntoro, S.I.K., serta Kepala Cabang BPJS Kesehatan, H. Pinardi, S.IP.
Dalam kegiatan tersebut, situasi berlangsung kondusif tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat. Para peserta tampak aktif berdiskusi terkait kondisi ketenagakerjaan, perlindungan pekerja, jaminan sosial, hingga tantangan dunia kerja di Papua Barat Daya.
Direktur Intelkam Polda Papua Barat Daya, Komisaris Besar Polisi Angling Guntoro, S.I.K., mengatakan kepolisian saat ini tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam penyelesaian persoalan ketenagakerjaan.
Menurutnya, melalui Desk Ketenagakerjaan Polri, kepolisian melakukan berbagai langkah preventif guna mencegah potensi konflik antara pekerja dan perusahaan.
“Melalui Desk Ketenagakerjaan Polri, berbagai langkah preventif dilakukan mulai dari deteksi dini potensi konflik hingga mediasi perselisihan,” ujarnya.
Ia menilai pendekatan dialogis dan mediasi menjadi langkah efektif dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan ruang bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan konstruktif.
Momentum May Day 2026 di Papua Barat Daya pun diwarnai dengan suasana dialog yang sejuk dan kolaboratif. Berbagai pihak yang hadir menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis.
Kegiatan ini juga menjadi contoh kolaborasi positif antar stakeholder dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di tengah peringatan Hari Buruh Internasional.
Selain membahas persoalan ketenagakerjaan, forum tersebut turut menjadi ruang berbagi informasi terkait perlindungan sosial ketenagakerjaan, layanan kesehatan pekerja, hingga data ketenagakerjaan yang menjadi dasar penyusunan kebijakan di Papua Barat Daya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....