Pemprov PBD Prioritaskan Pendidikan, Gubernur: Semua Anak Papua Harus Sekolah

  • 02 Mei 2026 13:34 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Gubernur Papua Barat Daya memimpin langsung upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Provinsi Papua Barat Daya sebagai inspektur upacara yang berlangsung di Lapangan Apel Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Sabtu, 2 Mei 2026.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua DPR Papua Barat Daya, Ketua MRP Papua Barat Daya, unsur pimpinan TNI/Polri, tokoh adat, tokoh masyarakat, pejabat Eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, hingga pelajar dan guru dari berbagai jenjang pendidikan.

Suasana upacara tampak berbeda dan penuh warna karena Gubernur bersama peserta upacara mengenakan berbagai jenis pakaian adat nusantara. Penggunaan busana adat tersebut menggambarkan semangat keberagaman dan nilai Bhineka Tunggal Ika dalam momentum Hari Pendidikan Nasional.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Barat Daya menyampaikan bahwa pendidikan merupakan jalan utama bagi masyarakat Papua untuk menghadapi perubahan dan meningkatkan taraf hidup di masa depan. “Pendidikan ini adalah pintu atau jendela untuk melihat dunia yang lain. Untuk Papua ini, untuk bisa berubah, peningkatan taraf hidup ekonomi dan lain sebagainya, hanya pendidikan. Maka pendidikan ini adalah penting bagi orang Papua,” ujarnya usai upacara.

Gubernur mengajak seluruh masyarakat di Tanah Papua, khususnya Papua Barat Daya, untuk terus mendorong anak-anak agar belajar dengan sungguh-sungguh demi menghadapi tantangan masa depan.

“Kita harapkan masyarakat di Papua Barat Daya terus mendorong anak-anaknya supaya belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja keras, berjuang mempersiapkan diri menghadapi tantangan-tantangan ke depan melalui pendidikan,” katanya.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda Papua. “Di dunia pendidikan ini, di samping orang terus belajar menguasai teknologi dan pengetahuan, yang tidak kalah penting adalah pembentukan karakter. Bagaimana manusia mengenal dirinya sendiri, berinteraksi dengan orang lain, dan menghadapi tantangan ke depan,” ucapnya.

Ia menegaskan, tidak ada pilihan lain bagi Papua selain menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. “Bagi saya, tidak ada pilihan lain bagi kita di Papua. Pilihan kita hanya satu, pendidikan. Itu sebabnya dalam kebijakan kita, pendidikan tetap menjadi prioritas paling utama,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, lanjut Gubernur, juga terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Menurutnya, dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian hibah untuk perbaikan ruang kelas, pembangunan gedung baru, penyediaan sarana penunjang belajar mengajar, hingga pembebasan biaya pendidikan.

“Kita memberikan hibah untuk perbaikan ruang kelas, pembangunan gedung baru, peralatan untuk mendukung proses belajar mengajar, perpustakaan, tapi juga pembebasan biaya pendidikan,” katanya.

Peringatan Hardiknas 2026 di Papua Barat Daya diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi Papua yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....