KSBSI Dorong Sertifikasi Tenaga Kerja Lokal di Papua Barat Daya
- 01 Mei 2026 08:08 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Papua Barat Daya, Donald Mamahit, meminta pemerintah memperkuat pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia industri.
Menurut Donald, salah satu persoalan yang masih dihadapi di Papua Barat Daya adalah banyak perusahaan yang lebih memilih tenaga kerja dari luar daerah karena memiliki sertifikasi kompetensi yang lebih tinggi. “Anak-anak Papua sebenarnya punya kemampuan, tetapi sertifikasi yang dimiliki sering kalah dibanding tenaga kerja dari luar,” ujarnya, Kamis 30 April 2026.
Ia menjelaskan, saat ini banyak tenaga kerja di sektor industri, khususnya migas, masih mengutamakan sertifikasi dari luar daerah seperti Cepu, Cilacap maupun Semarang. Sementara itu, lembaga pelatihan kerja di Papua Barat Daya dinilai belum mampu menyediakan sertifikasi yang sesuai kebutuhan industri.
Donald berharap pemerintah menghadirkan tenaga ahli dan lembaga sertifikasi nasional di Papua Barat Daya agar masyarakat tidak perlu keluar daerah untuk memperoleh sertifikasi kompetensi. “Kalau masyarakat harus sekolah atau pelatihan ke luar daerah, tentu biayanya besar. Karena itu kami berharap pemerintah mempermudah akses sertifikasi bagi anak-anak Papua,” katanya.
Ia menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal sangat penting agar masyarakat asli Papua dapat memperoleh kesempatan kerja yang lebih luas di daerahnya sendiri. Selain itu, Donald menilai keseimbangan antara perlindungan pekerja dan investasi harus tetap dijaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....