Sebanyak 185 ASN Ikuti Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat di Raja Ampat

  • 30 Apr 2026 04:22 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengadakan ujian dinas dan ujian penyesuaian kenaikan pangkat (UPKP). Ujian akan digelar selama dua hari, 28-29 April di Gedung Assessment Center BKPSDM Raja Ampat.

Wakil Bupati Raja Ampat Mansyur Syahdan membuka ujian dinas dan UPKP didampingi Kepala Kantor Regional (Kanreg) Badan Kepegawaian Negara Manokwari Basuki Ari Wicaksono.

Kepala BKPSDM Raja Ampat Ricardo Umkeketony menjelaskan bahwa peserta ujian dinas dan UPKP tidak hanya diikuti ASN Raja Ampat tapi juga sejumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Jumlah peserta sebanyak 185 orang dengan rincian ujian dinas tingkat I diikuti 78 orang dan ujian dinas tingkat II ada 58 peserta. Sementara untuk UPKP jenjang S1 35 peserta, jenjang D3 ada 2 peserta, jenjang SMA ada 11 peserta, dan jenjang SMP 1 peserta.

Menurut Ricardo, pelaksaan ujian akan menggunakan computer assisted test (CAT), makanlah, dan wawancara. Pada hari pertama para peserta akan diberikan pembekalan seputar ujian yang diberikan dan pelaksanaan ujian didampingi BKN Kanreg Manokwari. "Terima kasih kepada BKN Kanreg Manokwari yang sudah bersedia mendampingi ujian ini," kata Ricardo.

Ricardo menambahkan bahwa tujuan diadakannya ujian dinas ini adalah memberikan kesempatan bagi ASN untuk memenuhi syarat kenaikan PNS; mengukur kompetensi, kemampuan, dan pengetahuan sebagai ASN; mendorong peningjtan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong pembinaan karir secara objektif, taransparan, dan akuntbel.

Wakil Bupati Mansyur Syahdan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Raja Ampat membutuhkan ASN yang berintegritas untuk mendukung kinerja birokrasi. Keberadaan ASN yang berkualitas sangat penting guna meningkatkan pelayanan publik.

Mansyur meminta agar ujian dinas dan UPKP dilakukan secara objektif dan akuntabel sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kualitas ASN. Selama ujian berlangsung para pegawai dapat menunjukkan kompetensi, disiplin, dan kapasitas intelektual sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. "Ujian dinas ini menjadi sarana mendorong ASN untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profialisme," kata Mansyur.

Wakil Bupati meminta semua peserta mengikuti ujian secara sungguh-sungguh agar bisa lulus. Ujian ini menjadi langkah penting dalam mengembangkan karir, kenaikan pangkat, dan kesejahteraan aparatur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....