Dorong Pariwisata, Rico Sia Tekankan Kebersihan hingga Panduan Wisata di Sorong
- 29 Apr 2026 18:46 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Nasdem, Rico Sia menekankan pentingnya aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan sebagai fondasi utama dalam pengembangan sektor pariwisata di Kota Sorong dan Papua Barat Daya.
Hal tersebut disampaikannya usai kegiatan Sosialisasi Tata Kelola Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata yang digelar Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata. Kegiatan yang berlangsung di The Belagri Hotel & Convention, Kota Sorong, Rabu 29 April 2026 ini, diikuti sekitar 70 pelaku pariwisata di Kota Sorong.
Sosialisasi dihadiri Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Sorong, Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II, serta akademisi dari Universitas Papua Kampus Raja Ampat, yang menjadi narasumber dengan membawakan materi utama terkait pengelolaan pariwisata inklusif, aman, dan berkualitas.
Rico Sia hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan sebagai bagian dari aspirasi yang ia dorong di sektor pariwisata. Menurut Rico, pariwisata tidak hanya soal destinasi, tetapi juga bagaimana pengalaman pertama wisatawan ketika tiba di suatu daerah. Ia menyoroti peran penting bandara sebagai pintu masuk utama yang menentukan kesan awal wisatawan.
“Kepariwisataan itu butuh kebersihan, keamanan, dan keberlanjutan. Mulai dari bandara, saat orang turun mereka butuh fasilitas yang bersih, seperti toilet. Ini penting untuk membentuk kesan pertama bahwa Kota Sorong itu bersih,” ujarnya.
Ia menilai, selama ini Kota Sorong kerap dianggap hanya sebagai kota transit menuju daerah wisata lain, padahal memiliki banyak potensi destinasi yang bisa dikembangkan. “Selama ini orang menyebut Sorong sebagai kota transit, padahal tidak. Di Sorong juga banyak destinasi wisata, seperti di Suprau, Bukit Cinta, dan lainnya,” jelasnya.
Rico juga menekankan pentingnya edukasi dan penyuluhan kepada pelaku pariwisata agar bersama-sama menjaga kebersihan dan keamanan kota, sehingga mampu menciptakan rasa nyaman bagi wisatawan. “Industri pariwisata ini membutuhkan kebahagiaan. Wisatawan harus merasa nyaman, aman, dan senang ketika datang. Itu yang harus kita ciptakan bersama,” tegasnya.
Selain itu, Rico mendorong pemerintah daerah untuk menyusun panduan atau guideline perjalanan wisata yang terintegrasi di wilayah Papua Barat Daya. Hal ini dinilai penting untuk membantu wisatawan dalam merencanakan perjalanan mereka.
“Kita butuh guideline. Misalnya ke Raja Ampat berapa hari, ke Kota Sorong berapa hari, ke Sorong Selatan atau Tambrauw berapa lama. Ini penting supaya wisatawan punya arah dan merasa lebih nyaman,” ungkapnya.
Menurut Rico, keberadaan panduan tersebut akan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata, sekaligus memperkuat daya saing daerah di mata wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Ia berharap, melalui sosialisasi ini, seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam membangun sektor pariwisata yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan di Kota Sorong dan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....