Harga Elpiji 12 Kg di Raja Ampat Tembus Rp600 Ribu

  • 27 Apr 2026 19:19 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Harga elpiji non-subsidi di Kabupaten Raja Ampat naik signifikan. Elpiji ukuran 12 Kg dijual dengan harga Rp580 ribu hingga Rp600 ribu. Sementara elpiji ukuran 5,5 Kg dijual dengan harga Rp290 ribu hingga Rp300 ribu.

Penjual elpiji di Toko Maros, Distrik Kota Waisai, Raja Ampat Muchtar mengatakan kenaikan harga elpiji sudah terjadi sejak 13 April 2026 mengikuti kenaikan elpiji di Sorong. Ada perbedaan harga yang cukup jauh antara di Sorong dan Raja Ampat hingga Rp100 ribu lebih karena menghitung ongkos kapal dan buruh.

Meskipun harga naik, kata Muchtar, warga tetap membeli karena sudah menjadi kebutuhan pokok di rumah. Namun, stok elpiji di tokonya masih kosong karena belum mengambil barang dari Kota Sorong.

Suri, penjaga di Toko Defra Mart, Raja Ampat, mengatakan kenaikan harga gas elpiji sudah terjadi sejak dua minggu lalu. Harga elpiji di tokonya adalah Rp600 ribu untuk 12 Kg dan Rp300 ribu untuk tabung 5,5 Kg.

Menurutnya, kenaikan harga gas ini tidak membuat pembeli beralih, sejumlah warga yang sudah menjadi pelanggan tetap membeli elpiji di tokonya. Stok elpiji di Defra Mart cukup banyak mencapai 40 tabung ukuran 12 Kg dan lima tabung untuk ukuran 5,5 Kg.

PT Pertamina telah mengumumkan kenaikan harga elpiji non-subsidi sejak pertengahan April lalu sebesar 18 persen. Untuk harga di tingkat agen di Kota Sorong, elpiji 12 dijual Rp430 ribu dan Rp210 ribu untuk tabung 5,5 Kg. Kenaikan harga di Raja Ampat ini mencapai dua kali lipat harga tertinggi elpiji wilayah di Papua.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....